MerahPutih.com - KPU telah menetapkan pemilihan dilaksanakan pada 14 Februari mendatang. Saat ini calon presiden-wakil presiden dan calon anggota dewan tengah berkampanye menangkan suara rakyat.
Rasa percaya diri (PD) ditujukan Tim Kampanye Nasional (TKN). Jagoannya alias Capres-Cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka diyakini menang satu putaran melawan Paslon nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD paslon nomor urut 3.
Baca Juga:
Wapres Salam Metal, TKN Tegaskan Anaknya Dukung Prabowo Gibran
"Begini ya kami belum mempunyai angan-angan 2 putaran karena kami punya keyakinan pemilu ini hanya selesai 1 putaran tanggal 14 februari itu insya Allah sudah selesai," kata Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid di Jakarta, Kamis (11/1).
Nusron menjelaskan, kenapa kubunya yakin Prabowo-Gibran meraih suara di atas 50 persen suara pada pencoblosan 14 Februari, karena masyarakat sesungguhnya menghendaki 1 putaran. Hal itu dilihat dari elektabilitas Prabowo-Gibran yang merangkak naik.
Ditambah lagi, kata dia, masyarakat khususnya umat muslim Indonesia ingin fokus menjalankan ibadah puasa Ramadan 2024, daripada terus-terusan memikirkan Pilpres.
"Masyarakat sudah capek sudah lelah, masyarakat ingin ibadah memasuki bulan puasa itu dengan tenang dengan kusyuk tanpa ada hiruk pikuk sosmed tentang capres begini, itu saya yakin optimis 1 putaran," ungkapnya.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Puan Maharani mengatakan, tak menuntut kemungkinan terjalin kerja sama antara kubu paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) dengan Capres-Cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
"Insya Allah (ada), kita lihat saja gimana nanti ke depan ini," kata Puan di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1).
Puan menegaskan, terpenting saat ini Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 berjalan baik, lancar dan jujur dan meminta semua pihak sama-sama mengawal jalannya pemilu supaya tetap demokratis.
"Yang penting semuanya bisa berjalan dengan baik dan lancar, semuanya bisa berjalan dengan jujur dan adil, dan ini pesata demokrasi untuk rakyat Indonesia," ungkap Puan. (Asp)
Baca Juga:
TKN Berkelit Prabowo Bilang Goblok Bukan untuk Menghina Capres Lain