MerahPutih.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta Kabupaten/Kota Bekasi dan Kabupaten Karawang untuk menekan penyebaran COVID-19 dan menyelamatkan sentra ekonomi.
Menurut Tito, Bekasi dan Karawang adalah salah satu daerah ekonomi yang penting dalam supply chain and production chain logistik nasional. Karena itu, kata dia, kedua wilayah itu harus mampu menjaga agar industri ke depan tetap bisa berjalan meskipun vaksin belum ditemukan.
Baca Juga:
"Saya mengharapkan terobosan dari otoritas di Bekasi, kemudian Ibu Bupati Karawang, Bupati Bekasi dan semua unsur di dalamnya semua silakan berkreasi, berinovasi dengan misi seperti itu. Mampu menekan Covid-19 sehingga akhirnya melandai atau menurun drastis, ditambah dengan kesiapan kita untuk membuka ekonomi kembali agar ekonomi kita bisa pulih dan bangkit,” kata Tito, di Gedung Swantra Wibawa Mukti Kompleks Kantor Pemda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (12/5).
Tito mengatakan pabrik-pabrik yang ada ke depan boleh buka, tapi harus membuat protokol kesehatan yang kuat. Misalnya ketika masuk pabrik harus diperiksa dengan thermal gun, tempat cuci tangan disiapkan di mana-mana, hand sanitizer di mana-mana, semua wajib pakai masker.
Baca Juga:
Jokowi Rilis Daftar Defisit Bahan Pokok, Terparah Gula dan Bawang Putih
"Kemudian di tempat kerja ada jaraknya, moda transportasi juga begitu, restoran, hotel, memperlakukan hal yang sama. Mereka tidak mungkin akan tutup terus- menerus, PHK akan berguguran, akan makin banyak, tapi itu ke depan. Kita sekarang maksimalkan dulu melaksanakan PSBB ini,” tutur Mendagri.
Mengutip pernyataan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, Tito juga meminta masyarakat untuk mampu berdamai dengan kondisi pandemi dengan tetap menjaga protokol kesehatan, menjaga sistem imunitas tubuh, melakukan pencegahan, setelah mengenali karakteristik virus tersebut.
“Ke depan kalau belum selesai COVID-19, kita memang terpaksa harus berdamai, bersahabat, artinya kita me-manage," tutup mantan Kapolri itu. (Pon)
>Baca Juga: >Istana Jelaskan Maksud Jokowi Berdamai dengan COVID-19 Itu The New Normal