MerahPutih.com - Hanya dua pemain diaspora Timnas Putri Indonesia akan meramaikan Indonesia Women's League (IWL) atau Liga Putri Indonesia musim pertama, yakni Isabelle Nottet dan Estella Loupattij.
Diakui Komisaris Indonesia Women's League sekaligus anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono tidak mudah untuk meyakinkan pemain diaspora.
Musim pertama ini baru ada dua pemain diaspora yang bergabung. Pertama, Isabelle Nottet dan yang kedua Estella Loupattij,
kata Vivin kepada awak media dalam konferensi pers di Jakarta.
Menurut Vivin, proses pendekatan kepada pemain diaspora membutuhkan waktu. Karena itu, PSSI belum bisa menghadirkan lebih banyak pemain diaspora untuk meramaikan kompetisi putri musim ini.
Baca juga:
Liga Putri Indonesia Digulirkan Mulai 17 Oktober, Dibuka Persita Vs Persija
Butuh waktu untuk meyakinkan mereka mau bergabung dengan Liga Putri kita,
ujar Vivin.
Isabelle Nottet dan Estella Loupattij Jadi Marquee Player
Isabelle dan Estella mendapat status marquee player di IWL musim ini. Selain itu, setiap klub diperbolehkan mendaftarkan maksimal empat pemain asing.
Regulasi di setiap klub itu boleh ada empat pemain asing. Estella dan Isabel karena baru ada dua diaspora mereka termasuk marquee player,
ujar Vivin.
Musim perdana Indonesia Women's League diikuti enam klub, yakni Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa United Banten FC, Persikad Depok, Garudayaksa, dan FC Bekasi City.
Seluruh pertandingan IWL akan dipusatkan di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta. Kompetisi dijadwalkan dimulai pada 17 Oktober 2026 dengan laga pembuka tim putri Persita Tangerang melawan Persija Jakarta. (*)