Teror Influencer Jadi Sorotan, Mensesneg Ingatkan Etika Menyampaikan Kritik
Rabu, 07 Januari 2026 -
MerahPutih.com - Aksi teror terhadap influencer dan sejumlah aktivis belakangan ini menjadi sorotan publik. Menyikapi hal tersebut, Istana Negara akhirnya angkat suara.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengingatkan agar kritik terhadap pemerintah sebaiknya disampaikan melalui cara dan jalur yang benar.
“Kalau kami berpendapat bahwa yang paling penting adalah kalaupun ada kekurangan atau ada kritik, ada masukan, mohon disampaikan dengan jalur-jalur yang selama ini sudah kita bangun komunikasi,” kata Prasetyo kepada wartawan usai mengikuti retreat di Hambalang, Bogor, dikutip Rabu (7/6).
Baca juga:
Meski demikian, Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah tidak menghendaki adanya teror terhadap siapa pun dalam bentuk apa pun. Ia juga mengaku prihatin atas rangkaian teror yang menimpa beberapa pihak dalam beberapa waktu terakhir.
“Ya tentunya kami tidak menghendaki adanya begitu-begitu,” ujar Prasetyo yang juga politisi Partai Gerindra.
Ia berharap peristiwa ini dapat menjadi pelajaran bersama dalam proses pendewasaan bernegara dan berdemokrasi.
“Kami berpendapat bahwa itu bagian dari mendewasakan diri sebagai bangsa. Intinya kalau ada sesuatu, disampaikan dengan baik juga. Enggak ada masalah juga,” ujarnya.
Prasetyo pun meminta Polri untuk mengusut tuntas insiden teror tersebut agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Baca juga:
DPR Ingatkan Kritik Dijamin Konstitusi, Teror Influencer Harus Diusut
Sebelumnya diberitakan, influencer dan kreator konten Ramond Dony Adam, yang dikenal dengan nama DJ Donny, menjadi salah satu korban teror. Ia mengalami serangkaian aksi intimidasi, mulai dari pengiriman bangkai ayam hingga pelemparan bom molotov ke rumahnya.
Rentetan ancaman yang dinilai membahayakan keselamatan dirinya dan keluarga itu telah dilaporkan secara resmi ke Polda Metro Jaya. (Knu)