PDIP Sebut Teror terhadap Aktivis dan Kreator Konten Cerminan Kemunduran Kualitas Demokrasi di Indonesia

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
PDIP Sebut Teror terhadap Aktivis dan Kreator Konten Cerminan Kemunduran Kualitas Demokrasi di Indonesia

Ancaman ke DJ Donny.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KETUA DPP PDI Perjuangan (PDIP) Andreas Pareira mengkritik keras teror yang menimpa sejumlah aktivis dan kreator konten setelah mereka gencar melayangkan kritik kepada pemerintah, khususnya terkait dengan penanganan bencana banjir bandang di Sumatra.
?
Menurut Andreas, rentetan teror oleh orang tidak dikenal (OTK) tersebut mencerminkan kemunduran serius dalam peradaban politik dan kualitas demokrasi di Indonesia.
?
“Ini membuktikan terjadi kemunduran dalam peradaban politik kita. Di satu pihak kita membanggakan diri sebagai negara demokrasi yang menjamin hak rakyat untuk mengekspresikan pendapat, tetapi di pihak lain muncul teror terhadap influencer yang justru menyuarakan aspirasi publik,” kata Andreas dalam keterangannya, Jumat (2/1).
?
Ia menegaskan, teror tersebut jelas bertujuan membungkam suara kritis masyarakat. Padahal, dalam sistem demokrasi, kritik merupakan bagian penting dari mekanisme kontrol terhadap kekuasaan. Andreas menilai tindakan intimidasi terhadap para aktivis dan kreator konten tidak hanya melanggar hak asasi manusia, tetapi juga mencederai prinsip negara hukum.
?
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI ini mendesak negara, khususnya aparat keamanan, untuk hadir secara nyata melindungi warga negara yang menyampaikan pendapatnya secara damai. Ia menekankan bahwa aparat penegak hukum memiliki tanggung jawab konstitusional untuk mengusut tuntas dan mengungkap pelaku teror tersebut.

Baca juga:

Rumah DJ Donny Dilempari Bom Molotov, Teror Berlanjut Usai Ancaman Bangkai Ayam


?
“Negara melalui aparat keamanan harus hadir untuk melindungi, mengusut, dan menemukan siapa pelaku teror itu. Dengan kelengkapan teknologi dan kemampuan personel aparat yang dimiliki saat ini, seharusnya tidak sulit membekuk para pelaku,” ujarnya.
?
Menurut Andreas, pengusutan kasus teror ini menjadi sangat penting agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat. Jika dibiarkan tanpa kejelasan, situasi tersebut berpotensi memicu adu domba dan ketidakpercayaan publik terhadap institusi negara.
?
“Jika tidak diusut dan ditemukan pelakunya, masyarakat justru bisa menuduh aparat berada di belakang teror-teror tersebut. Ini berbahaya bagi demokrasi dan stabilitas sosial,” tegas Andreas.
?
Ia menambahkan, negara harus memastikan ruang demokrasi tetap aman bagi siapa pun yang menyuarakan kritik demi kepentingan publik, termasuk dalam penanganan bencana kemanusiaan. Teror, dalam bentuk apa pun, tidak boleh mendapat tempat dalam kehidupan demokrasi Indonesia.(Pon)

Baca juga:

Amnesty International: Rentetan Teror terhadap Aktivis Ancam Kebebasan Berpendapat


?











#PDIP #Teror #Konten Kreator
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Tekno
Senjata Rahasia Bikin Konten Viral! YouTube Dorong Kreator Pakai Google AI
YouTube menegaskan AI memberdayakan proses kreatif konten kreator. Simak aturan transparansi dan trik bikin konten viral pakai AI.
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Senjata Rahasia Bikin Konten Viral! YouTube Dorong Kreator Pakai Google AI
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Tekno
Skema Baru Cara Hitung View YouTube Mulai 24 Agustus, Kreator Bisa Panen Tayangan Instan
YouTube resmi ubah cara hitung view video mulai 24 Agustus 2026. Tayangan kini tercatat sejak video diputar, kreator bisa panen tayangan instan.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Skema Baru Cara Hitung View YouTube Mulai 24 Agustus, Kreator Bisa Panen Tayangan Instan
Indonesia
4 Tewas dan 9 Orang Luka Akibat Penembakan Di SMA Zamboanga,Filipina
Laporan media lokal The Manila Times, insiden itu terjadi sesaat sebelum kelas dimulai, yang juga menewaskan terduga pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
4 Tewas dan 9 Orang Luka Akibat Penembakan Di SMA Zamboanga,Filipina
Bagikan