Merahputih.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rencana besar pencapaian target angka ekspansi ekonomi nasional. Kebijakan strategis ini menyasar penguatan daya beli sekaligus pembukaan keran investasi seluas-luasnya.
“Target pertumbuhan ekonomi tahun 2027 sebesar 5,8 persen sampai dengan 6,5 persen sebagai transmisi menuju pertumbuhan 8 persen pada tahun 2029,”
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Harmonisasi Kebijakan dan Amunisi Danantara
Baca juga:
Rupiah Tembus Rp 18.176 dan IHSG Ambles 4%, Komisi XI DPR Ingatkan Efek Domino
Langkah awal pencapaian target tinggi tersebut mengandalkan keselarasan total antara kebijakan fiskal, moneter, serta pengawasan sektor keuangan.
Pemerintah bertumpu pada penguatan peran Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara guna menarik minat para pemodal internasional.
Poin strategi utama Kementerian Keuangan demi mendongkrak performa ekonomi nasional:
-
Sinergi Otoritas Keuangan: Penyelarasan kebijakan fiskal dan moneter guna memperkuat fondasi makro.
-
Akselerasi Investasi Ekspor: Penggalangan dana global lewat BPI Danantara pada sektor bernilai tambah tinggi.
-
Fokus Sektor Strategis: Pengutamaan investasi padat karya berorientasi rantai pasok global.
-
Penguatan Daya Beli: Efektivitas perlindungan sosial, pengendalian inflasi, serta perluasan lapangan kerja.
Efek Berganda Program Prioritas
Pemerintah menaruh perhatian besar pada penyerapan tenaga kerja terampil lewat penawaran tingkat upah lebih menjanjikan. Sektor investasi fokus menempati posisi kunci dalam rantai pasok dunia demi memperkokoh aset negara.
“Investasi fokus pada sektor-sektor strategis, mampu memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global dan menyerap tenaga kerja dengan keterampilan serta tingkat upah lebih baik,” ujar Purbaya.
Baca juga:
IHSG Hancur Lebur 4 Hari Beruntun, Pengamat Sebut Pasar Keuangan Indonesia Alami Repricing Ekstrem
Sisi domestik mendapat sokongan kuat lewat peluncuran tiga program unggulan penopang konsumsi rumah tangga. Kehadiran program nyata ini terbukti memberi dampak luas bagi perputaran modal di tingkat akar rumput:
-
Program Makan Bergizi Gratis: Penggerak utama pemenuhan nutrisi sekaligus stimulus bagi penyedia bahan pangan lokal.
-
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih: Wadah penguatan ekonomi mikro penopang kemandirian finansial desa.
-
Sekolah Rakyat: Fasilitas peningkatan kualitas sumber daya manusia demi mencetak pekerja kompeten.
“Berbagai program prioritas terus didorong lebih efektif dan berkualitas sehingga menciptakan multiplier effect luas,” tutur Purbaya.