Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Siswa SMK Jayawisata 1 Rela Kotor Tanam Mangrove Atasi Abrasi Jakarta

Frengky Aruan - Selasa, 21 Juli 2026

MerahPutih.com - Hembusan angin laut mengiringi gerak siswa/siswi SMK Jayawisata 1 Menteng Jakarta Pusat dalam menanam mangrove saat kegiatan Jakarta Ecotourism Festival 2026 yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta.

Terlihat bersemangat kala peserta menyusuri jalan setapak dipagari warna hijau menuju lokasi penanaman mangrove. Sesekali mereka ketawa kegirangan hingga lambaikan tangan kala melihat kerumunan monyet ekor panjang hewan endemik Hutan Lindung Angke Kapuk, Jakarta Utara muncul.

Sambil bercanda dan melihat pemandangan di sekitar, para rombongan tetap berjalan perlahan menuju lokasi penanaman mangrove.

Tiba di lokasi, peserta tidak langsung menanam mangrove, mereka terlebih dulu mendengarkan arahan dari petugas. Sesudah pengarahan para peserta langsung menanam mangrove.

Baca juga:

Dorong Kesadaran Ekologis Kemenhut Gelar Mangrove Goes to School di IPB University

Siswa/siswi SMK Jayawisata 1 Menteng Jakarta Pusat menanam mangrove dalam kegiatan Jakarta Ecotourism Festival 2026. (Dok.Istimewa)

Kurang lebih sekitar 15 menit peserta rela kotor-kotoran menanam mangrove. Ada 47 siswa/siswi SMK Jayawisata 1 yang ikut dalam acara Jakarta Ecotourism Festival 2026 ini.

Petugas Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Sunarmin mengatakan, metode penanaman mangrove yang dilakukan dengan tanam selongsong bambu. Motode ini untuk mencegah bibit dihantam ombak.

Jujur saya dari dinas senang ada pelajar yang peduli dengan menanam mangrove,

kata Sunarmin di Hutan Lindung Angke Kapuk, Jakarta Utara, Kamis (16/7).

Mangrove Atasi Abrasi

Menurut dia, sudah saatnya masyarakat menjaga lingkungan dengan berbagai cara salah satunya menanam mangrove. Bila hal itu tidak dilakukan akan terjadi abrasi.

Penanaman mangrove ini berada di kawasan air payau, percampuran antara air laut dan air tawar.

Sunarmi menuturkan, banyak tumbuhan yang juga hidup berdampingan dengan mangrove yakni pohon Bakau (Rhizophora), Api-api (Avicennia), Pedada/Bogem (Sonneratia), Tanjang/Lindur (Bruguiera), dan Nipah (Nypa fruticans).

Untuk hewan endemik dari kawasan mangrove ada burung, monyet ekor panjang, biawak hingga jenis ikan-ikan lainnya. (*)

Baca Artikel Asli