Merahputih.com - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya meastikan aliran listrik yang sempat terputus di area Cirendeu dan sekitarnya saat ini sudah kembali normal.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, mengonfirmasi bahwa gangguan arus listrik pada jalur Gardu Induk Gandul menuju Cirendeu yang terjadi sekitar pukul 04.59 WIB telah berhasil ditangani.
Secara bertahap, pasokan listrik kepada seluruh pelanggan kembali normal pada pukul 07.00 WIB,
kata Haris.
Kronologi dan Penanganan Cepat di Lapangan
Baca juga:
Listrik Bintaro Mendadak Mati, Warga Misuh-Misuh Ganggu Rutinitas Harian
Petugas PLN langsung bergerak cepat di lapangan untuk mengamankan jaringan dan mengurai gangguan secara bertahap:
-
04.59 WIB: Terjadi kendala pasokan listrik dari Gardu Induk Gandul ke arah Cirendeu.
-
05.14 WIB: Tim teknis PLN memastikan area aman dan memulai proses pemulihan awal.
-
07.00 WIB: Seluruh aliran listrik ke rumah warga dan fasilitas umum dipastikan kembali menyala normal.
PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dirasakan para pelanggan. Bagi warga yang masih mengalami kendala teknis atau gangguan susulan, laporan bisa langsung disampaikan via aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123.
Jaminan Keandalan Pasokan Listrik di Pulau Jawa
Untuk diketahui, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas listrik di Pulau Jawa. Pihaknya terus memperkuat infrastruktur kelistrikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Baca juga:
Tarif Listrik per Kwh Bulan Agustus 2026: Biaya Denda Pemakaian dan Skema Rekening Minimum
Penguatan keandalan sistem ini mengacu pada arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui beberapa langkah strategis:
-
Suntikan Pasokan Batubara: Kementerian ESDM mengalokasikan tambahan pasokan batubara kalori menengah hingga tinggi (4.500 kalori ke atas) sebanyak 1,8 juta ton on top di luar pasokan reguler untuk mengamankan pembangkit.
-
Penambahan Daya Skala Besar: Pada tahun 2027 mendatang, sistem kelistrikan Jawa akan mendapat tambahan pasokan hingga 4,6 GW.
Dengan berbagai langkah pencegahan dan penambahan kapasitas ini, sistem kelistrikan di Pulau Jawa dipastikan makin tangguh dan bebas dari risiko pemadaman bergilir di masa mendatang.

