Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Sesar Mentawai Jadi Pemicu Gempa Minggu Pagi di Padang

Eddy Flo - Minggu, 04 Februari 2018

MerahPutih.Com - Pergerakan sesar Mentawai disebut sebagai pemicu gempa yang terjadi Minggu (4/2) di wilayah Padang dan sekitarnya.

Berdasarkan pantuan BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang, Sumatera Barat, gempa yang terjadi di Padang pada Minggu pagi disebabkan sesar aktif Mentawai.

"Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif Mentawai. Analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa dipicu penyesaran mendatar," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang, Rahmat Triyono dihubungi dari Padang, Minggu (4/2).

Mekanisme sumber tersebut, sesuai dan relevan dengan kondisi sesar Mentawai yang memiliki pergerakan mendatar 22 Kilometer di daerah tersdebut.

Sebelumnya, sesar Mentawai adalah sesar aktif yang berlokasi di laut sekitar Kepulauan Mentawai, berjarak sekitar 150 Kilometer dari pantai Barat Sumatera.

Sebagaimana dilansir Antara, dari hasil analisi BMKG gempa tektonik itu terjadi pada pukul 06.24 WIB, dengan kekuatan 4,8 Skala Richter.

Episenter terletak pada koordinat 1.24 LS, dan 99.70 BT dengan kedalaman 22 Kilometer.

Berdasarkan laporan yang diterima BMKG, guncangan itu dirasakan di Kota Padang, Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Agam, dan Painan.

Sekitar setengah jam usai gempa, lanjutnya, belum terjadi aktivitas gempa susulan.

BMKG mengimbau agar warga tetap tenang, dan terus mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta BMKG. Gempa tersebut tidak menimbulkan tsunami, hanya saja masyarakat diimbau untuk tetap waspada.

"Khusus masyarakat di daerah pesisir pantai diimbau tidak terpancing isu, karena gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami," jelasnya.

Pada bagian lain, gempa itu sempat mengejutkan warga. Seperti yang dialami Nurjani (67), salah seorang warga di Korong Gadang, Kuranji, Padang.

Ketika gempa terasa ia tengah mengaji di dalam rumah.

"Goncangan terasa menggoyangkan rumah, serta seng atap bergemuruh. Saya langsung lari ke luar rumah," katanya.(*)

Baca Artikel Asli