Headline

Sesar Mentawai Jadi Pemicu Gempa Minggu Pagi di Padang

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 04 Februari 2018
Sesar Mentawai Jadi Pemicu Gempa Minggu Pagi di Padang

Ilustrasi gempa bumi. Foto: Ist

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pergerakan sesar Mentawai disebut sebagai pemicu gempa yang terjadi Minggu (4/2) di wilayah Padang dan sekitarnya.

Berdasarkan pantuan BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang, Sumatera Barat, gempa yang terjadi di Padang pada Minggu pagi disebabkan sesar aktif Mentawai.

"Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif Mentawai. Analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa dipicu penyesaran mendatar," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang, Rahmat Triyono dihubungi dari Padang, Minggu (4/2).

Mekanisme sumber tersebut, sesuai dan relevan dengan kondisi sesar Mentawai yang memiliki pergerakan mendatar 22 Kilometer di daerah tersdebut.

Sebelumnya, sesar Mentawai adalah sesar aktif yang berlokasi di laut sekitar Kepulauan Mentawai, berjarak sekitar 150 Kilometer dari pantai Barat Sumatera.

Sebagaimana dilansir Antara, dari hasil analisi BMKG gempa tektonik itu terjadi pada pukul 06.24 WIB, dengan kekuatan 4,8 Skala Richter.

Episenter terletak pada koordinat 1.24 LS, dan 99.70 BT dengan kedalaman 22 Kilometer.

Berdasarkan laporan yang diterima BMKG, guncangan itu dirasakan di Kota Padang, Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Agam, dan Painan.

Sekitar setengah jam usai gempa, lanjutnya, belum terjadi aktivitas gempa susulan.

BMKG mengimbau agar warga tetap tenang, dan terus mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta BMKG. Gempa tersebut tidak menimbulkan tsunami, hanya saja masyarakat diimbau untuk tetap waspada.

"Khusus masyarakat di daerah pesisir pantai diimbau tidak terpancing isu, karena gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami," jelasnya.

Pada bagian lain, gempa itu sempat mengejutkan warga. Seperti yang dialami Nurjani (67), salah seorang warga di Korong Gadang, Kuranji, Padang.

Ketika gempa terasa ia tengah mengaji di dalam rumah.

"Goncangan terasa menggoyangkan rumah, serta seng atap bergemuruh. Saya langsung lari ke luar rumah," katanya.(*)

#Gempa Bumi #BMKG #Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Catat 8.330 Gempa Susulan di Flores NTT, Bantah Hoaks Gempa M8,1 Picu Tsunami
BMKG mencatat 8.330 gempa susulan mengguncang Flores, NTT, hingga 27 Agustus 2026. Aktivitas mulai menurun dan isu gempa M8,1 picu tsunami dibantah.
Ananda Dimas Prasetya - 55 menit lalu
BMKG Catat 8.330 Gempa Susulan di Flores NTT, Bantah Hoaks Gempa M8,1 Picu Tsunami
Indonesia
Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Mengintai Sumatera, Jawa, dan Kalimantan di Akhir Agustus 2026
Cari tahu info terbaru potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akhir Agustus 2026. Cek daftar wilayah zona merah di Sumatera, Jawa, Kalimantan serta update operasi modifikasi cuaca di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 27 Agustus 2026
Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Mengintai Sumatera, Jawa, dan Kalimantan di Akhir Agustus 2026
Indonesia
Semalam Menginap di Bali, Presiden Prabowo Bertolak Tinjau Korban Gempa NTT Hari Ini
Presiden Prabowo Subianto bertolak ke NTT untuk meninjau langsung korban gempa magnitudo 7,4.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
 Semalam Menginap di Bali, Presiden Prabowo Bertolak Tinjau Korban Gempa NTT Hari Ini
Indonesia
BNPB Ungkap Aktivitas Gempa Susulan di Flores Mulai Menurun, Masih Bisa Terjadi 3-4 Minggu
Gempa susulan di Flores kini mulai menurun. Namun, BNPB tetap mengingatkan warga agar tetap waspada.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
BNPB Ungkap Aktivitas Gempa Susulan di Flores Mulai Menurun, Masih Bisa Terjadi 3-4 Minggu
Indonesia
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Sebanyak 110 ribu pengungsi gempa di NTT kini terancam terkena penyakit. Air bersih dan sanitasi pun terbatas.
Soffi Amira - Selasa, 25 Agustus 2026
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Merah Putih Kasih
Aksi Nyata JHL Foundation Jadi Berkat Bagi Umat Gereja Katolik Malaikat Agung Gabriel Kamubheka Ende
Umat di wilayah tersebut masih menghadapi berbagai kebutuhan setelah gempa
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 Agustus 2026
Aksi Nyata JHL Foundation Jadi Berkat Bagi Umat Gereja Katolik Malaikat Agung Gabriel Kamubheka Ende
Indonesia
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Hasil pemantauan BMKG Agustus 2026 mengonfirmasi fenomena El Niño sangat kuat (+2.99). Cek daftar wilayah status Awas kekeringan dan jadwal hujan di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Indonesia
BMKG Keluarkan Status Siaga Cuaca Ekstrem 24–27 Agustus 2026: Sumatra Barat Hujan Lebat, Daerah Ini Dikepung Angin Kencang
BMKG rilis peringatan dini cuaca ekstrem 24–27 Agustus 2026! Waspadai status Siaga hujan lebat di Sumbar, ancaman angin kencang, serta bahaya kekeringan kemarau
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
BMKG Keluarkan Status Siaga Cuaca Ekstrem 24–27 Agustus 2026: Sumatra Barat Hujan Lebat, Daerah Ini Dikepung Angin Kencang
Dunia
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah timur Jepang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Perairan Pulau Puah Sulawesi Tengah, Getaran Terasa hingga Gorontalo
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah perairan sekitar Sulawesi Tengah, Minggu (23/8) dini hari.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Perairan Pulau Puah Sulawesi Tengah, Getaran Terasa hingga Gorontalo
Bagikan