Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Separuh Wakil Rakyat Mangkir Perkenalan Resmi Ridwan Kamil

Wisnu Cipto - Rabu, 25 Juli 2018

MerahPutih.com - Paripurna DPRD Jawa Barat dengan agenda memperkenalkan pasangan calon terpilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018 M Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum hanya dihadiri separuh dari total anggota dewan. Dari total 100 orang hanya 56 anggota dewan yang hadir.

"Tadi ada tambahan menjadi 56 orang karena ini rapat paripurna, dan kami akan lanjutkan dengan dengan agenda lain. Tidak ada kendala, alhamdulillah baik-baik saja dan lancar. Yang tidak hadir pun sudah kenal pak Ridwan Kamil karena beliau kan salah satu peserta Pilgub Jabar," kata Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, di Gedung DPRD Jawa Barat, Rabu (25/7).

Setelah rapat paripurna istimewa ini, DPRD Jawa Barat akan mengusulkan pengesahan paslon terpilih pak Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum kepada Presiden Joko Widodo melalui Kemendagri. "Usulan tersebut akan kami sampaikan dalam bentuk surat keputusan berupa berita acara. Kapan akan kami sampaikan usulan tersebut, itu akan kami sampaikan secepatnya," imbuh Ineu.

Ridwan Kamil UU
Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum. Foto: Twitter/Ridwan Kamil



Dilansir Antara, DPRD Jawa Barat diberikan waktu selama lima hari untuk mengusulkan pengesahan tersebut kepada Presiden RI Joko Widodo, usai KPU Provinsi Jawa Barat menggelar rapat pleno terbuka tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018.

"Alhamdulillah hari ini kami selesai mengumumkan dalam rapat paripurna istimewa sesuai amanat undang-undang tersebut dan secepatnya kami akan menindaklanjuti itu. Alhamdulillah sudah lengkap," tandas Ineu.

Menyikapi ketidakhadiran anggota DPRD Jawa Barat dalam rapat paripurna istimewa tersebut, Gubernur Jabar terpilih M Ridwan Kamil atau Kang Emil ditanya apakah dirinya kecewa atau berkecil hati dengan hal tersebut.

"Saya enggak hapal kang, saya mah tamu, jadi pertanyaan tersebut enggak cocok ditanyakan kepada saya, yang pentingnya sesuai aturan mau penuh atau tidak," tandas mantan Wali Kota Bandung itu. (*)

Baca Artikel Asli