Sepanjang 2017, 95 Orang Meninggal karena Bencana Longsor
Minggu, 08 Oktober 2017 -
MerahPutih.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sepanjang 2017 sudah 95 orang meninggal dunia lantaran terkena bencana longsor dan banjir.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan musim kemarau telah menyebabkan tanah-tanah retak mudah terisi aliran permukaan saat hujan.
“Sehingga memicu longsor. Puncak musim penghujan diperkirakan pada Januari mendatang sehingga ancaman banjir dan longsor akan makin meningkat,” jelasnya, Sabtu (7/10).
Selain itu dampak material yang disebabkan oleh bencana longsor tersebut mencapai 1.500 unit rumah rusak.
"Selama tahun 2017 ini, tercatat 438 kejadian bencana longsor di Indonesia. Dampak longsor menyebabkan 95 orang meninggal dunia, 132 orang luka-luka, 43.416 orang menderita dan mengungsi, dan lebih dari 1.500 unit rumah rusak," ungkapnya.
Pihaknya pun menghimbau kepada masyarakat untuk terus waspada terutama memasuki musim penghujan. "Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dari ancaman banjir dan longsor. Saat ini sebagian wilayah sudah memasuki musim penghujan, meskipun secara keseluruhan baru masuk musim penghujan pada awal November mendatang," ujarnya. (*)
Berita ini merupakan laporan dari Yugi Prasetyo, kontributor merahputih.com untuk wilayah Bandung dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Banjir Bandang Rendam 120 Rumah di Pangandaran