Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Sepajang 2026 Bulog Bakal Gelontorkan 893 Ribu Ton Untuk Stabilkan Harga Beras

Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 April 2026

MerahPutih.com - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional pada hari Senin (28/4) mencatat harga pangan, terutama beras beras kualitas bawah I di harga Rp 15.450 per kg, beras kualitas bawah II Rp 15.600 per kg.

Sedangkan, beras kualitas medium I Rp 17.000 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp 16.750 per kg. Lalu, beras kualitas super I di harga Rp 18.250 per kg, dan beras kualitas super II Rp 17.850 per kg.

Perum Bulog menargetkan penyaluran beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mencapai 893 ribu ton sepanjang 2026, guna menjaga stabilitas harga bahan pokok tersebut di tingkat konsumen.

Direktur Pengadaan Perum Bulog Prihasto Setyanto mengatakan, hingga April 2026, realisasi penyaluran beras SPHP di Jawa Timur telah mencapai lebih dari 30 ribu ton.

Baca juga:

Sejarah Baru, Cadangan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton

“Target nasional tahun ini 893 ribu ton. Jawa Timur saat ini berada di posisi kedua dengan capaian lebih dari 30 ribu ton,” kata Prihasto di Tulungagung .

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Timur Langgeng Wisnu Adinugroho menambahkan, penyaluran beras SPHP dilakukan melalui berbagai jalur, antara lain pedagang pengecer di pasar, BUMN, Gerakan Pangan Murah (GPM), koperasi, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta dukungan TNI dan Polri.

Program SPHP bertujuan menekan harga beras di pasaran agar tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

Berdasarkan pemantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), harga beras medium di Jawa Timur masih dalam kategori aman.

“Penyaluran ini untuk menjaga stabilitas harga. Dari hasil pemantauan kami, harga beras medium di Jawa Timur masih terkendali,” ujarnya.

Beras SPHP disalurkan ke mitra dengan harga Rp 11 ribu per kilogram dan dijual ke masyarakat maksimal Rp 12.500 per kilogram.

Selain itu, distribusi beras juga dilakukan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang saat ini ada sebanyak 386 unit di Jawa Timur, termasuk untuk kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program makan bergizi gratis.

Baca Artikel Asli