Sejumlah Nama Top Nyeberang Jadi Bacaleg PAN, Siapa Saja Mereka?
Rabu, 18 Juli 2018 -
MerahPutih.Com - Partai Amanat Nasional (PAN) mendaftarkan 575 nama Bacaleg yang akan ikut pemilihan legislatif 2019 ke KPU RI, Selasa (17/7).
Dari sejumlah nama yang didaftarkan terselip tokoh parpol lain yang menyeberang ke partai berlambang matahari itu.
"Ada pak Lulung (Abraham Lunggana), Syarifudin Sudding," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto di Kantor KPU RI Jakarta, Selasa (17/7).
Selain itu, nama sejumlah artis dan seniman juga masuk dalam daftar Caleg PAN, diantaranya Eko Patrio, Primus, Denada dan Deddy Miing.
"Raffi Ahmad masih sekedar penggemar dan simpatisan," kata dia saat ditanya.
Berderetnya nama-nama figur populer di mata masyarakat membuat PAN sendiri menargetkan penambahan kursi di DPR RI.
"Kami targetkan ada penambahan kursi, sekitar 12 persen lah atau 60 kursi," pungkasnya.
Selain menyerahkan caleg ke KPU, PAN juga telah berkomunikasi dengan sejumlah partai politik untuk melakukan koalisi pada Pilpres 2019 nanti. Salah satu bentuk koalisi tersebut dibuktikan dengan menyusun rancangan kabinet.
Sebagaimana dilansir Antara, Koalisi Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Amanat Nasional menyatakan mengambil langkah maju untuk menyusun rancangan kabinet sejak dini yang fokus pada pembenahan ekonomi.
"Ya, kami menyiapkan rancangannya sejak sekarang. Kami ingin kabinet bukan sekadar akomodasi kepentingan," ujar Juru Bicara Tim Pemenangan Partai Gerindra Anggawira dihubungi di Jakarta, Selasa.
Sebelumnya dalam keterangan tertulis yang dikirimkan Partai Gerindra, disebutkan bahwa koalisi Gerindra, PKS dan PAN telah menyepakati memberikan tiket calon Presiden kepada Prabowo Subianto.
Dalam keterangan itu disebutkan bahwa Gerindra, PKS dan PAN akan mendiskusikan calon Wakil Presiden Prabowo pada pertemuan berikutnya termasuk mengenai rancangan kabinet.
Anggawira menekankan kabinet yang diinginkan koalisi Gerindra, PKS dan PAN adalah kabinet yang diisi oleh orang-orang yang mampu dan kompeten.
"Penting kabinet diisi oleh orang-orang yang mampu dan kompeten sesuai dengan fokus program ekonomi yang selama ini makin amburadul," kata dia.
Anggawira optimistis Prabowo akan mendapatkan amanah rakyat untuk memimpin Indonesia pada periode mendatang.
Ia menyebutkan survei terakhir yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) elektabilitas Jokowi dibawah 50 persen. Sementara kampanye dengan hastag #2019gantipresiden semakin disukai sebanyak 60,5 persen.(Fdi)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Pengamat Hukum Internasional Kritik IUPK PT Freeport Dianggap Tidak Wajar