MerahPutih.com - Ketua Fraksi PKS DPRD DKI, Abdurahman Suhaimi memilih bungkam terkait peluang Sandiaga Uno kembali menduduki kursi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta bila kalah di Pilpres 2019.
Ketika ditanya oleh MerahPutih.com, apakah partainya legowo kalau Sandiaga menjabat kembali jadi DKI 2 tapi harus masuk kader PKS. Ia juga tak menjawabnya.
Isu itu mengemuka karena berdasarkan hasil real count situs pemilu2019.kpu.go.id, Kamis 25 April 2019 pagi memperlihatkan paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin masih unggul dari Proabowo-Sandiaga mendapatkan 27.711.665 juta suara atau 55,83 persen. Sedangkan, paslon 02 Prabowo-Sandiaga meraih 21.928.482 juta suara atau 44,17 persen. Data yang sudah masuk berasal dari 264.136 TPS (32,47507%). Total TPS Pemilu 2019 berjumlah 813.350.
Meski demikian, Suhaimi menegaskan pihaknya masih optimis bahwa pasangan calon nomor urut 02 Pabowo-Sandiaga menang dalam Pilpres 2019.
"Kalau kita pertama masih optimis pak Prabowo dan pak Sandi jadi Presiden dan Wakil Presiden," tuturnya.
Sebelumnya, ia mau berkomentar mengenai baliknya Sandiaga ke Pemprov DKI setelah ada keputusan final dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Lantaran saat ini lembaga penyelenggara pemilu itu masih melaksanakan rekapitulasi suara.
Sandiaga Uno saat mendampingi Prabowo dalam deklarasi ronde 2 kemenangan Pilpres 2019 di Kertanegara, Jaksel beberapa waktu lalu.(Foto: antaranews)
"Kalau sudah pengumuman barulah kita bicara. Maksudnya kita optimis, kan penghitungan masih berlangsung biarlah sampe selesai," jelas Suhaimi. (Asp)