MerahPutih.com - Puluhan fotografer dan content creator dari berbagai komunitas di Jakarta menggelar pameran foto dengan tema Ruang Ketiga Jakarta. Pameran foto ini bertujuan untuk menayangkan sejumlah lokasi yang menjadi tempat bertemunya masyarakat Jakarta.
Pameran foto Ruang Ketiga Jakarta tersebut dilaksanakan di Blok G Lantai Dasar Balai Kota DKI Jakarta pada 19-20 Oktober, mulai pukul 09.00-17.00 WIB.
Baca Juga:
Perbaiki Kualitas Udara di Jakarta, PKS Dorong Pemprov DKI Terapkan ERP
Awan, penggagas acara Pameran Foto Ruang Ketiga Jakarta mengatakan, pameran ini bertujuan untuk memperlihatkan bahwa banyak ruang ketiga yang ada di Jakarta.
Awan menambahkan, para fotografer menangkap bahwa Pemprov DKI makin giat untuk meningkatkan perbaikan di sejumlah titik. Perbaikan itu tidak hanya dari segi kualitas, namun juga kuantitas serta memikirkan estetikanya. Sehingga makin banyak masyarakat yang mau bertemu dan berkumpul yang menjadikan semakin banyak ruang ketiga di Jakarta.
"Saya mengutip Gubernur Anies yang menyebut ruang pertama itu adalah di rumah, ruang kedua itu ada di kantor atau tempat berkegiatan, dan ruang ketiga itu adalah tempat bertemunya masyarakat. Itulah yang akan kami angkat di pameran kali ini,” ujarnya lagi.
Sementara Bagas Djinargo, selaku Juru Bicara Jakarta Content Creator Community (JCCC) menambahkan, kegiatan ini digagas oleh para content creator dari beragam komunitas. Lalu melebur diri dalam Jakarta Content Creator Community tanpa meninggalkan komunitas awal mereka.
Baca Juga:
Hilangkan Kesan Seram, Pemprov DKI Bakal Sulap 17 TPU di Jakarta
"Makanya dalam talkshow nanti juga ada berbagai komunitas yang akan berbicara. Mereka akan berbicara mengenai ruang ketiga di Jakarta dari sudut pandang komunitas masing-masing," tambahnya.
Para pembuat konten ini, lanjut Bagas, adalah mereka yang konsisten memposting hasil karya mereka di sosial media. Semuanya memiliki kesamaan yaitu posting mengenai perkembangan yang ada di Jakarta.
"Kami ingin memperlihatkan bahwa Jakarta semakin baik dan bagus tak kalah dengan kota global lainnya," terangnya (Asp)
Baca Juga:
Pemprov DKI Minta Masyarakat Tak Ragu Gunakan TransJakarta Zhongtong