MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah melakukan langkah mitigasi meski sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Asap dinilaisudah berkurang.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan seluruh masyarakat yang mengalami masalah pernapasan akibat sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jakarta bisa berobat ke fasilitas kesehatan.
Bukan hanya KTP Jakarta, tapi siapa pun yang menggunakan Puskesmas ataupun Puskesmas Pembantu atau rumah sakit itu dipersilakan selama yang bersangkutan terindikasi terkena hal yang berkaitan dengan asap dan sebagainya. Sekarang sudah berlangsung,
kata Pramono saat dijumpai di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Senin (19/10).
Pramono mengatakan, dirinya sudah memerintahkan kepada 31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Baca juga:
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
Namun, dirinya belum mengetahui berapa jumlah masyarakat yang mengalami masalah pernapasan akibat sebaran asap karhutla.
Jumlahnya saya belum tahu. Karena saya belum mendapatkan laporan dari Kepala Dinas Kesehatan. Tapi sudah berlangsung,
jelas Pramono.