Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Rp 456 Triliun Dikucurkan untuk Subsidi, Menkeu Berdalih Agar Perekonomian Berjalan

Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Januari 2025

MerahPutih.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) selama tahun 2024. Dia menyebut, APBN digunakan untuk kepentingan masyarakat.

"Salah satu manfaat APBN di tahun 2024 hadir dalam bentuk perlindungan sosial, subsidi, dan kompensasi,” tulis Sri Mulyani di akun Instagramya, Kamis (2/1).

Menurut Sri Mulyani, lewat berbagai manfaat tersebut pemerintah berkomitmen memastikan kesejahteraan bagi masyarakat rentan.

“Melalui manfaat ini, pemerintah berkomitmen untuk memastikan kesejahteraan bagi masyarakat rentan dan menjaga perputaran roda ekonomi di tengah dinamika global," katanya.

Baca juga:

Kemenkeu Klaim Kenaikan PPN Tak Berdampak Signifikan Terhadap Barang dan Jasa

Dia menuturkan, realisasi anggaran untuk sektor perlindungan sosial, subsidi, dan kompensasi sampai dengan 24 Desember 2024 mencapai Rp 456 triliun yang disalurkan melalui beberapa program. Berikut rinciannya:

- Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 10 juta keluarga dengan realisasi Rp 28 triliun.

- Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) untuk 119,7 juta peserta senilai Rp 1,3 triliun.

- Bantuan Sembako sejumlah Rp 44,3 triliun untuk 18,7 juta keluarga.

- Subsidi LPG 3 kg senilai Rp 80,9 triliun sebesar 7,5 juta metrik ton (MT) yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan UMKM.

- Subsidi listrik senilai Rp 75,8 triliun sebanyak 68,5 terawatt hour untuk lebih dari 42 juta rumah.

- Subsidi BBM mencapai Rp 21,8 triliun sebanyak 16,6 juta KL.

- Bantuan modal untuk UMKM dalam bentuk subsidi bunga KUR sebesar Rp 44,4 triliun untuk 3,9 juta debitur.

- Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa untuk 2,5 juta keluarga senilai Rp 9,1 triliun.

(Knu)

Baca Artikel Asli