MerahPutih.com - Pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei tewas dalam serangan AS-Israel di Teheran pada 28 Februari lalu. Setelah kematiannya, Mojtaba Khamenei dipilih sebagai pemimpin tertinggi baru Iran.
Ribuan warga Iran turun ke jalan-jalan Ibu Kota Teheran untuk mengucapkan selamat tinggal kepada mantan pemimpin tertinggi Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel, dalam prosesi pemakaman massal.
Menurut laporan koresponden RIA Novosti, warga mulai berkumpul di titik-titik yang telah ditentukan di sepanjang rute utama, melintasi kawasan pusat Damavand, Azadi, dan Enqelab.
Mereka lalu berkumpul di Alun-Alun Enqelab, di mana terdapat monumen yang menggambarkan kepalan tangan kiri Ali Khamenei, karena tangan kanannya lumpuh akibat upaya pembunuhan.
Baca juga:
Iran Siaga Tinggi Saat Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei, Wilayah Udara Ditutup
Kepalan tangan Ali Khamenei itu menjadi simbol duka sekaligus perlawanan Iran terhadap agresi AS dan Israel. Selain poster dan bendera yang menampilkan gambar tangan mengepal, para pelayat juga mengenakan lencana dan kaos peringatan.
Masyarakat ikut dalam iring-iringan tersebut turut membawa bendera Iran serta potret Ali Khamenei bersama putranya, Mojtaba Khamenei, yang telah menggantikannya sebagai pemimpin tertinggi.
Rakyat Iran itu juga menyerukan slogan anti-Israel dan anti-Amerika, sambil bersumpah akan membalas kematian pemimpin tertinggi mereka.
Beberapa teriakan ditujukan kepada Reza Pahlavi, putra Shah Mohammad Reza Pahlavi yang telah menyatakan dukungan untuk serangan AS terhadap Iran.
Warga Iran juga menunjukkan solidaritas dengan sekutu mereka, dengan membentangkan spanduk dukungan untuk Lebanon dan Gaza.
Prosesi pemakaman serupa juga akan digelar di Kota Qom, Selasa (7/7). Kemudian, Rabu (8/7), jenazah Ali Khamenei akan dibawa ke kota-kota di Irak, Baghdad, Najaf, dan Karbala, untuk kemudian dikembalikan ke tempat kelahirannya di Mashhad untuk dimakamkan pada Kamis (9/7).