Hari Pertama Selat Hormuz Dibuka, Lalu Lintas Kapal Melintas Baru Sepertiga Normal

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 24 Juni 2026
Hari Pertama Selat Hormuz Dibuka, Lalu Lintas Kapal Melintas Baru Sepertiga Normal

Ketegangan Iran-AS mengancam Selat Hormuz, jalur vital ekspor minyak dan LNG dunia. (Foto: YouTube/Dawn News English)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Pemerintah Iran telah resmi mengumumkan Selat Hormuz kembali terbuka sepenuhnya bagi pelayaran kapal-kapal dagang internasional.

Berdasarkan data pelacakan dari perusahaan analisis maritim terkemuka, Kpler, tercatat 36 kapal pengangkut komoditas hilir-mudik pada hari pertama pembukaan kembali jalur lalu lintas pelayaran tersibuk di kawasan Timur Tengah itu.

Baca juga:

Akhirnya, Iran Izinkan Kembali Semua Kapal Dagang Bebas Melintasi Selat Hormuz

Meski demikian, volume perlintasan ini baru mencerminkan hampir sepertiga dari lalu lintas normal Selat Hormuz pada masa damai. Kpler mencatat biasanya rata-rata sekitar 120 kapal per hari melintasi Selat Hormuz.

Perjanjian Swiss Buka Akses Selat Hormuz

Pekan lalu, Iran dan Amerika Serikat secara elektronik menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad. Negosiasi teknis antara kedua negara berlangsung di Swiss pada 21 Juni. Dilansir dari Antara, Pakistan dan Qatar bertindak sebagai mediator dalam perundingan.

Baca juga:

Neraka Selat Hormuz: Iran Anggap Semua Kapal Musuh, Nekat Melintas Bakal Diserang!

Dokumen kesepakatan yang diteken itu menetapkan tenggat waktu bagi Amerika Serikat untuk mencabut blokade angkatan laut terhadap pelabuhan Iran, sementara Iran berkewajiban memulihkan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz.

Selat itu sepenuhnya terbuka bagi kapal-kapal, termasuk kapal dagang,

Duta Besar dan Perwakilan Tetap Iran untuk PBB, Ali Bahreini, dalam jumpa pers di Jenewa, Rabu (24/6).

Dibuka Kembali Untuk Semua Kapal Sejak 28 Februari 2026

Selat Hormuz dikenal sebagai jalur vital perdagangan energi dunia, dengan sekitar 20 persen pasokan minyak mentah global melewati perairan tersebut.

Baca juga:

Ketegangan Selat Hormuz Berakhir Happy Ending , Kapal Minyak Bebas Melenggang Usai AS-Iran Berdamai

Kesepakatan ini diharapkan menjadi langkah penting dalam meredakan konflik militer yang telah berlangsung sejak 28 Februari di kawasan Timur Tengah, sekaligus menstabilkan rantai pasok energi internasional dan meredakan kekhawatiran pasar terkait krisis pasokan. (*)

#Selat Hormuz #Iran #Kapal Tanker
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Bagikan