Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Ribuan Calon Wisatawan Gagal Masuk Lokasi Wisata di GunungKidul

Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Agustus 2021

MerahPuthh.com - Ribuan calon wisatawan gigit jari karena gagal masuk lokasi wisata di GunungKidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pasalnya Pemkab Gunung kidul masih menutup seluruh destinasi wisata selama PPKM Level 4.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunung Kidul Sunu Handoko menjelaskan Petugas retribusi dibantu Tim Pencarian dan Penyelematan Satuan Perlindungan Masyarakat Wilayah I menghalau ribuan wisatawan yang berencana mengunjungi tempat wisata pada Sabtu (14/8) dan Minggu (15/08).

Baca Juga:

PPKM Diperpanjang hingga 23 Agustus: Pengunjung Restoran Diizinkan Makan di Tempat

"Calon pengunjung yang akan berwisata ke Gunung Kidul, khususnya di wilayah operasional SAR Satlinmas Wilayah I sangat luar biasa jumlahnya. Namun kami tetap konsisten menutup objek wisata pantai selama masih diberlakukan PPKM," kata Sunu di Gunung Kidul, Senin (16/08).

Petugas mewajibkan calon wisatawan putar balik. Kebanyakan calon wisatawan yang dihalau merupakan dari luar DIY. Bahkan yang paling jauh adalah kendaraan dengan plat nomor L (Surabaya).

"Tim SAR juga selalu berpesan kepada calon pengunjung untuk supaya besok ketika PPKM usai, mengagendakan bertamasya ke objek-objek wisata Gunung Kidul. Kami bersyukur calon pengunjung dapat mengerti dan selalu patuh terhadap aturan yang ada. Bahkan mereka merespon imbauan dengan baik,” katanya.

Pantai Selatan Gunung Kidul. (Foto: Teresa)
Pantai Selatan Gunung Kidul. (Foto: Teresa)

Dia memperkirakan, dalam sepekan jumlah calon pengunjung yang diminta putar balik mencapai ribuan. Kemarin menjelang siang sudah ada ratusan calon pengunjung diminta balik kanan.

"Rata-rata mengendarai roda dua berboncengan dan roda empat," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunung Kidul Harry Sukomono mengatakan selama PPKM level empat berlangsung seluruh kawasan wisata di Gunung Kidul ditutup sementara. Kebijakan dilakukan guna mendukung penurunan laju penyebaran COVID-9.

"Kami mematuhi aturan yang menjadi kebijakan pemerintah. Kami juga menyadari keselamatan semua adalah hal utama," katanya. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Kebijakan Ganjil Genap saat PPKM Dinilai Kontraproduktif

Baca Artikel Asli