RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump Taktik Wujudkan Solusi 2 Negara

Sabtu, 24 Januari 2026 - Wisnu Cipto

MerahPutih.com - Indonesia resmi bergabung sebagai anggota Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengawasi rekonstruksi Gaza.

Keputusan ini diambil Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk komitmen aktif Indonesia dalam menjaga stabilitas global, khususnya mendukung perdamaian dan kemerdekaan Palestina.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menjelaskan Dewan Perdamaian Dunia merupakan badan internasional yang bertugas memantau proses stabilisasi serta upaya rehabilitasi, terutama di Gaza, Palestina.

Baca juga:

Indonesia Setuju Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Donald Trump

Peran Strategis Indonesia

Menurut Sugiono, keanggotaan Indonesia menjadi langkah strategis agar suara Indonesia bisa langsung terlibat dalam proses pengambilan keputusan.

“Board of Peace ini bertugas memonitor administrasi stabilisasi dan upaya rehabilitasi di Gaza, khususnya Palestina,” kata Sugiono dalam keterangannya, Sabtu (24/1).

Sejak awal, lanjut dia, Indonesia konsisten menyuarakan pentingnya perdamaian Palestina. Bergabungnya Indonesia di Dewan Perdamaian untuk mengawal arah kebijakan agar tetap sejalan dengan tujuan besar: kemerdekaan Palestina dan terwujudnya solusi dua negara.

Baca juga:

Jerman Ragu Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Belum Cocok Sama Formatnya

Aksi Nyata Bukan Cuma Bisa Mengecam

Sugiono menambahkan, kehadiran Indonesia penting untuk memberi masukan, saran, serta pengaruh politik agar langkah-langkah Dewan Perdamaian bersifat nyata dan berkelanjutan.

Menlu menambahkan Dewan Perdamaian menawarkan mekanisme nyata yang memberi harapan realistis bagi perdamaian di Gaza, dibandingkan sekadar pernyataan atau kecaman.

Oleh karenanya, Menlu menegaskan Indonesia akan terus memanfaatkan keanggotaannya untuk memastikan proses tersebut berjalan sesuai prinsip keadilan dan stabilitas internasional.

“Kehadiran Board of Peace ini adalah langkah konkret agar upaya perdamaian benar-benar mengarah pada kemerdekaan Palestina dan solusi dua negara,” tandas Sugiono. (Asp)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan