Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Realisasi Dana PEN Kesehatan Belum Sampai 50 Persen

Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 September 2021

MerahPutih.com - Realisasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) klaster kesehatan baru mencapai Rp 100,52 triliun atau 46,8 persen dari total pagu anggaran dari pagu anggaran kesehatan yang Rp 214,96 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan, untuk realisasi klaster perlindungan sosial, lanjut Menko Airlangga, terealisasi 62,2 persen atau Rp 116,02 triliun dari total pagu anggaran sebesar Rp 186,64 triliun. Lalu, klaster dukungan UMKM dan koperasi mencapai 42,1 persen atau senilai Rp 68,38 triliun dari total anggaran Rp 162,4 triliun.

Baca Juga:

Ekspor Capai Rekor Tertinggi, Pemerintah Klaim Pemulihan Ekonomi Berjalan

“Kemudian program prioritas itu ada Rp117 triliun, sudah 51,5 persen atau Rp60,7 triliun dan insentif usaha dari Rp62,8 triliun sudah terealisasi Rp59 triliun atau 94 persen,” kata Airlangga.

Airlangga menyampaikan, Presiden Jokowi mengarahkan agar penggunaan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) senantiasa dimonitor agar maksimal dalam menyerap anggaran untuk penanganan COVID-19.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Antara)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Antara)

"Presiden menggarisbawahi bahwa penggunaan DAU DAK di daerah untuk penanganan COVID-19 agar terus dimonitor untuk ditingkatkan serapan anggarannya," ujar Airlangga.

Selain itu, Airlangga mengatakan agar masing-masing kementerian dan lembaga senantiasa memonitor belanja negara agar pertumbuhan ekonomi di kuartal IV dapat terjaga.

"Presiden juga mengingatkan bahwa ini sudah hampir masuk ke kuartal ke 4, sehingga masing-masing K/L tentunya juga perlu memonitor belanja negara agar pertumbuhan ekonomi masih bisa terjaga,” kata Airlangga. (Asp)

Baca Juga:

Pemerintah Miliki Optimisme Akselerasi Pemulihan Ekonomi

Baca Artikel Asli