Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Rapat Perdana Kabinet, Jokowi: Lima Tahun Lalu Ada Menteri Belum Paham Visi-Misi

Zulfikar Sy - Jumat, 25 Oktober 2019

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo mengungkapkan ada beberapa menteri yang gagal paham pada lima tahun lalu terkait visi dan misi.

"Karena dalam lima tahun lalu ada satu, dua, tiga menteri yang masih belum paham," kata Presiden Jokowi saat membuka Sidang Paripurna perdana Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (24/10), dikutip Antara.

Baca Juga:

Mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas Ragukan Penegakan Hukum di Kabinet Baru Jokowi

Pada awal sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan beberapa hal yang harus diketahui para menteri dan pejabat setingkat menteri mengenai kerja kerja besar yang akan dilakukan dalam lima tahun ke depan.

Dokumentasi foto- Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (23/10/2019). (Bayu Prasetyo)
Dokumentasi foto- Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (23/10/2019). (Bayu Prasetyo)

Presiden Jokowi kembali mengingatkan bahwa tidak ada visi-misi menteri.

"Yang ada adalah visi-misi Presiden dan Wakil Presiden, tolong dicatat. karena dalam lima tahun lalu ada satu dua tiga menteri yang masih belum paham," katanya.

Baca Juga:

PDIP Lempar Bola Panas Soal Polemik Jaksa Agung ke Jokowi

Ia mengatakan di setiap rapat, baik paripurna, ratas, rapat internal, ada sebuah payung hukum. "Kalau sudah diputuskan dalam rapat, jangan sampai di luar masih diributkan lagi," katanya.

Presiden mempersilakan para menteri ramai dalam rapat saja.

Presiden Joko Widodo saat diskusi bersama wartawan di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (24/10/2019). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)
Presiden Joko Widodo saat diskusi bersama wartawan di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (24/10/2019). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

"Mau debat di dalam rapat, saya dengarkan, tapi kalau sudah diputuskan, dengan segala risiko harus kita laksanakan," tegasnya.

Menurut dia, kalau ada perubahan perubahan dan kondisi kondisi tertentu, bisa ditarik lagi dalam rapat internal atau ratas. (*)

Baca Juga:

Kata Relawan Jokowi Soal Masuknya Gerindra ke Kabinet Indonesia Maju

Baca Artikel Asli