Pustaka Widyatama Terbitkan Buku Tak Pantas bagi Anak
Kamis, 28 Desember 2017 -
MerahPutih.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) kembali menerima laporan terkait beredarnya buku bacaan anak-anak yang mengandung hal tak pantas.
Setelah menyelesaikan polemik buku IPS yang memuat Yerusalem ibu kota Israel, kali ini KPAI menerima laporan peredaran buku bacaan anak mengandung unsur penyebaran gerakan lesbi, gay, biseks, dan transgender (KPAI).
Ketua KPAI Susanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Dia mengaku konten buku tersebut diduga kuat mengandung unsur penyebaran gerakan LGBT.
"Buku yang dilaporkan diduga kuat mengandung unsur LGBT atau atau secara berani mengampanyekan LGBT," kata Susanto kepada awak media, Kamis (28/12).
Dia menuturkan dalam buku yang berjudul 'Balita Langsung Lancar Membaca' dengan metode BSB (Bermain Sambil belajar) yang ditulis oleh Intan Noviana dan diterbitkan oleh Pustaka Widyatama, terdapat kalimat seperti "Opa bisa jadi waria, Fafa merasa dia wanita, Ada waria suka wanita."
Terkait hal itu, KPAI akan segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan memanggil penerbit dan meminta keterangan dari mereka.
"KPAI akan memanggil penerbit Pustaka Widyatama selaku penerbit buku," ucap Susanto. (Fdi)