Prabowo Unggul Disurvei BPN, TKN : Siapa Yang Mau Percaya?

Selasa, 12 Maret 2019 - Zaimul Haq Elfan Habib

MerahPutih.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengeluarkan hasil survei internal yang memberikan keunggulan pasangan itu terhadap pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily mengatakan langkah BPN itu dilakukan sebagai respos atas hasil beberapa lembaga survei yang menyebut Jokowi-Ma'ruf unggul rata-rata 20% atas Prabowo-Sandi.

Hasil survei internal BPN ini juga dikeluarkan ditengah ramainya penggiringan opini yang menyebut lembaga survei yang memenangkan Jokowi-Ma'ruf tidak fair.

Pasangan Prabowo-Sandi saat Deklarasi Kampanye Damai di Monas, Jakarta, Minggu (23/9) (Foto: Twitter @fadlizon)
Pasangan Prabowo-Sandi saat Deklarasi Kampanye Damai di Monas, Jakarta, Minggu (23/9) (Foto: Twitter @fadlizon)

"Wajar bila BPN Prabowo-Sandi menyebut mereka unggul dalam survei internal. Gak mungkinlah dibuat tidak unggul. Tujuannya mereka kan untuk mempengaruhi persepsi masyarakat. Itu hal yang normal saja," ujar Ace di Jakarta, Senin (11/3).

Namun, lanjut politisi Partai Golkar itu, masyarakat dapat menilai kebenaran hasil survei yang dilakukan BPN. Pasalnya dalam berbagai survei, hasil yang ada menunjukkan kebalikan dari survei BPN.

Berdasarkan survei terakhir yang dirilis lembaga survei Saiful Mujani
Research Center (SMRC) terjadi tren kenaikan elektabilitas pasangan
Jokowi-Ma'ruf Amin yang unggul dengan selisih 22,8 persen dari pesaingnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Adapun survei internal BPN mengklaim keunggulan Prabowo 48% berbanding 46% untk Jokowi. "Jadi masyarakat bisa menilai, mau percaya yang mana," ujarnya.

Meski TKN tidak mengumumkan survei internal,hampir seluruh lembaga survei profesioanal saat ini menyebut Jokowi-Ma'ruf unggul. bahkan selisihnya rata-rata 20 persen.

"Jadi siapa yang mau percaya survei internal BPN?" sindir Ace. (Pon)

Baca Juga: Kisi-Kisi Debat Capres Disebut Bocor, JPPR: Formatnya Pertanyaan Terbuka, Bukan Ujian Sekolah

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan