Merahputih.com - Pedagang kain menjemur puluhan gulung kain textile senilai jutaan rupiah yang selamat paska kebakaran gudang Textile di Ruko Cipadu Sutra, Jl. Kh.Wahid Hasyim Jurtim, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Senin (2/2/2026).
Pedagang menjemur kain tekstil senilai jutaan rupiah yang berhasil diselamatkan pascakebakaran gudang dan deretan ruko tekstil di kawasan Pasar Cipadu, Tangerang Selatan. Kain-kain tersebut basah setelah terkena air saat proses pemadaman api.
Sejumlah jenis bahan tekstil yang dijemur di antaranya ceruti, rayon (yang belang setelah dijemur), jersey yang merupakan bahan paling mahal, wolpis, serta saten. Selain itu, terdapat pula bahan lain seperti bludru, Lady Zhara, woll krepe, satin Zhara, Toyobo, dan woll.
Dalam satu gulung, kain rata-rata memiliki panjang sekitar 100 hingga 150 meter. Kain-kain yang terdampak kebakaran dan air pemadam tersebut diobral dengan harga Rp12 ribu hingga Rp13 ribu per meter. Padahal, dalam kondisi normal, harga kain tersebut berkisar antara Rp20 ribu sampai Rp25 ribu per meter.
Sebelumnya, kebakaran melanda gudang dekorasi dan empat ruko tekstil di Cipadu, Tangerang Selatan, pada Minggu (1/2/2026) malam. Proses pemadaman berlangsung cukup lama. Api baru dinyatakan padam pada pukul 04.41 WIB setelah petugas mengerahkan 150 personel dan 29 unit mobil pemadam kebakaran.
Garis polisi berwarna kuning tampak terpasang melintang di sekitar lokasi, sehingga warga tidak dapat memasuki area kebakaran. Bau hangus masih tercium kuat, sementara asap putih masih terlihat membumbung dari lokasi kejadian.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan, Dohiri, mengatakan kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai miliaran rupiah. Dalam penanganan peristiwa ini, dikerahkan 29 unit mobil damkar lintas wilayah, terdiri dari 10 unit Damkar Tangerang Selatan, 15 unit Damkar Kota Tangerang, serta empat unit bantuan dari DKI Jakarta. (Foto: MP/Didik Setiawan).