Kebakaran Klub Malam di Bangkok, Sedikitnya 28 Orang Tewas, 25 Luka Kritis

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
  Kebakaran Klub Malam di Bangkok, Sedikitnya 28 Orang Tewas, 25 Luka Kritis

Klub malam terbakar di Bangkok.(foto: Instagram)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — KEBAKARAN besar terjadi di sebuah klub malam di ibu kota Thailand, Bangkok, Minggu (12/7) malam. Sedikitnya 28 orang tewas dan 25 lainnya mengalami luka kritis. Mayoritas korban ialah mereka yang terjabak di toilet.

Api bermula di dekat panggung bar yang berada di kawasan populer Chatuchak. Api dengan cepat menyebar, memutus aliran listrik, dan memenuhi ruangan dengan asap tebal, menurut keterangan para saksi mata. Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan para pengunjung panik berteriak sambil berusaha menyelamatkan diri. Sebagian bahkan terlihat dengan pakaian yang sudah terbakar saat keluar melalui pintu depan Rong Beer Na Lat Phrao yang telah dilalap api.


Mayoritas Korban Berlindung di Toilet




Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sesaat setelah tengah malam dan memadamkan api dalam waktu singkat. Mereka menemukan sebagian besar korban meninggal di dalam kamar mandi, tempat para korban diduga berlindung dari kobaran api.

"Sebagian besar korban ditemukan di toilet. Saat kebakaran terjadi, mereka panik. Saat itu, tidak ada penerangan," kata Kepala Kepolisian Nasional Thailand Kitrat Panphet.

Direktur Departemen Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Bangkok Suriyachai Raviwan mengatakan temuan awal menunjukkan sebagian besar korban meninggal akibat menghirup asap.

Gubernur Bangkok Chatchart Sittipunt mengatakan dekorasi interior yang mudah terbakar di bagian langit-langit bar amat mungkin mempercepat penyebaran api. Adanya laporan sejumlah korban ditemukan tidak sadarkan diri di dekat pintu darurat mengindikasikan kemungkinan adanya hambatan pada jalur evakuasi. Namun, menurut gubernur, dugaan tersebut baru dapat dipastikan melalui penyelidikan lebih lanjut oleh tim forensik.

Kaew-udon Poungppany, 24, warga Laos, menahan tangis saat menceritakan upayanya menyelamatkan sang adik yang akhirnya tidak selamat. "Saya mengambil alat pemadam api dan menyemprotkannya ke arah pintu, tetapi saya tidak bisa masuk lebih jauh. Saya mendengar orang-orang berteriak," ujarnya, dikutip BBC.

Seperti dilaporkan Reuters, salah seorang penyintas selamat hanya beberapa detik setelah keluar untuk merokok. "Ada ledakan, ledakan yang sangat cepat. Tidak ada jalan keluar sama sekali," kata Usa Tadsree, 41.

Ia mengenang melihat petugas penyelamat mengangkat jenazah temannya yang beberapa menit sebelumnya masih duduk bersamanya menikmati musik. "Saya benar-benar kehilangan kendali. Dia terlihat seperti sedang tertidur," ujarnya.

Baca juga:

KBRI Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Kebakaran di Tempat Hiburan Chatuchak Bangkok



Korsleting Memicu Kebakaran




Hasil penyelidikan awal dari Departemen Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Bangkok mengindikasikan kebakaran mungkin dipicu korsleting listrik pada unit pendingin udara. Meski demikian, penyebab resmi masih belum ditetapkan. Pihak berwenang berjanji akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

Insiden korsleting yang memicu kebakaran besar bukan yang pertama kali terjadi di Thailand. Meski pemerintah berulang kali berjanji meningkatkan standar keselamatan kebakaran dan instalasi listrik setelah berbagai insiden serupa, penerapan aturan tersebut dinilai masih lemah.

Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul, yang mengunjungi lokasi kejadian pada Senin pagi, mengatakan seorang musisi yang sedang tampil saat kebakaran terjadi menceritakan kepadanya bahwa terdengar suara ledakan dan semua orang berusaha melarikan diri dari asap dan kobaran api.

Petugas pemadam yang menerima laporan dari seorang pengendara yang kebetulan melintas dilaporkan mengendalikan api dalam waktu sekitar 30 menit. Namun, meski upaya pemadaman berlangsung cepat, sebanyak 28 orang meninggal dunia. Otoritas menyebut total 71 orang mengalami luka-luka, terdiri atas 25 orang dalam kondisi kritis.

Berdasarkan pembaruan pada Senin malam, 14 korban mengalami luka sedang, sedangkan 32 lainnya mengalami luka ringan. Pemilik bar juga termasuk di antara korban yang saat ini dirawat di unit perawatan intensif.



Pemerintah Bantu Korban



Hingga Senin pagi, area bar telah dipasangi garis polisi. Jendela-jendela pecah dan perabotan ditumpuk di depan pintu masuk bangunan. Foto-foto yang beredar memperlihatkan deretan kantong jenazah berjajar di luar bar. Di bagian dalam, furnitur, dinding, dan langit-langit hangus menghitam, dengan sebagian plafon terkelupas. Kantor

Distrik Chatuchak mengumumkan gedung tempat bar tersebut beroperasi akan ditutup selama 30 hari. Pemerintah Thailand menyatakan keluarga korban meninggal akan menerima bantuan sebesar 29.300 baht (sekitar Rp 15,88 juta), sedangkan korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit akan menerima 4.000 baht (sekitar Rp 2,17 juta).

Tragedi ini menambah daftar panjang kebakaran mematikan di Thailand. Pada 2022, kebakaran di sebuah bar di kota sebelah selatan Bangkok menewaskan 22 orang.

Sementara itu, pada 1 Januari 2009, kebakaran di sebuah klub malam di Bangkok menewaskan 66 orang dan melukai lebih dari 200 orang saat perayaan Tahun Baru.

Pada 2024, kebakaran akibat korsleting listrik di Pasar Chatuchak yang terkenal juga menewaskan sekitar 1.000 ekor hewan.(dwi)

Baca juga:

Padamkan Kebakaran TPA Sampah Jatiwaringin, BNPB Bakal Lakukan Modifikasi Cuaca

#Kebakaran #Thailand #Bangkok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BNPB Pastikan Penanganan Karhutla Dilakukan Terpadu, Masyarakat Diminta Waspada
BNPB memastikan pemerintah terus menangani karhutla secara terpadu. Masyarakat diminta tidak membakar lahan, waspada titik api, dan menggunakan masker.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
BNPB Pastikan Penanganan Karhutla Dilakukan Terpadu, Masyarakat Diminta Waspada
Indonesia
Kesulitan BNPB Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan, Kondisi Gambut Perlu Banyak Air
Tantangan yakni faktor cuaca dan iklim yang menyulitkan proses operasi udara. Jarak pandang yang terbatas pun menghalangi upaya personel untuk memadamkan api.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Kesulitan BNPB Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan, Kondisi Gambut Perlu Banyak Air
Indonesia
Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Mengintai Sumatera, Jawa, dan Kalimantan di Akhir Agustus 2026
Cari tahu info terbaru potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akhir Agustus 2026. Cek daftar wilayah zona merah di Sumatera, Jawa, Kalimantan serta update operasi modifikasi cuaca di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 27 Agustus 2026
Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Mengintai Sumatera, Jawa, dan Kalimantan di Akhir Agustus 2026
Olahraga
Live Streaming Vietnam vs Thailand 26 Agustus 2026, Kick-off 20.00 WIB
Cari link live streaming Vietnam vs Thailand leg 2 final Piala AFF 2026? Cek jadwal malam ini, cara nonton gratis, dan update skor agregat penentu gelar juara ASEAN di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 26 Agustus 2026
Live Streaming Vietnam vs Thailand 26 Agustus 2026, Kick-off 20.00 WIB
Indonesia
Sumur Bor Jadi Andalan Kemenhut Padamkan Karhutla
Langkah ini diambil karena lahan gambut memiliki kesatuan hidrologis yang masih menyimpan cadangan air di kedalaman tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Sumur Bor Jadi Andalan Kemenhut Padamkan Karhutla
Indonesia
Polisi Dikerahkan ke 8 Provinsi Karhutla,Bawa Perangkat Presentasi, Laptop, Layar, Brosur, dan Flyer Buat Edukasi
Sebanyak 403 personel kita dorong ke delapan Polda untuk melaksanakan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Polisi Dikerahkan ke 8 Provinsi Karhutla,Bawa Perangkat Presentasi, Laptop, Layar, Brosur, dan Flyer Buat Edukasi
Indonesia
DPR Dukung Pencabukan Izin Perusahaan Pembakar Hutan, Sudah Rugikan Rakyat
Pencahutan izin harus menjadi pilihan serius apabila dari hasil penyelidikan dan pembuktian hukum ditemukan bahwa kebakaran terjadi akibat kesengajaan atau kelalaian perusahaan dalam mengelola areal konsesinya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
DPR Dukung Pencabukan Izin  Perusahaan Pembakar Hutan, Sudah Rugikan Rakyat
Indonesia
Karhutla Makin Parah, Penerbangan ke Kalimatan Selatan Makin Terganggu
Sejumlah lahan kosong yang terbakar bahkan berada di ring 1 bandara, antara lain Tegal Arum d Kelurahan Syamsudin Noor dan Guntung Damar di Kelurahan Guntung Payung.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Karhutla Makin Parah, Penerbangan ke Kalimatan Selatan Makin Terganggu
Indonesia
Heroik, Anak SD di Kalimantan Ikut Padamkan Api Karhutla
Belum diketahui identitas di balik sang anak. Namun, aksinya mengundang decak kagum warganet Indonesia karena sangat tidak biasa.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Heroik, Anak SD di Kalimantan Ikut Padamkan Api Karhutla
Dunia
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Sekitar 42.000 orang diperintahkan segera mengungsi, sedangkan 45.000 warga lainnya diminta bersiap meninggalkan rumah mereka.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Bagikan