MerahPutih.com - Setelah lebih dari sepekan berjibaku dengan api, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Baca juga:
Baru 45% Lahan TPA Jatiwaringi Padam, Mulai Hari Ini Tim Pemadaman Digenjot Lembur Sampai 11 Malam
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan lahan utama seluas kurang lebih 15 hektare yang terbakar sejak 30 Juni kini telah padam 100 persen.
Lahan utama TPA Jatiwaringin dilaporkan telah berhasil dipadamkan 100 persen dan saat ini berada dalam fase pendinginan intensif,
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, di Jakarta, Jumat (10/7).
Operasi Udara dan Darat Selama 10 Hari
BNPB mengerahkan empat unit helikopter pengebom air (water bombing) untuk menyiramkan ratusan ribu liter air ke titik api.
Terdiri dari tiga unit helikopter jenis Mi-8AMT, Sikorsky UH60A, dan Sikorsky UH60L yang masih beroperasi optimal, sementara satu unit Mi-8 MSBT kini tengah menjalani perbaikan teknis.
Baca juga:
Kebakaran TPA Jatiwaringin Mauk Meluas Hingga 15 Hektare, Ratusan Warga Terkena ISPA
Operasi darat yang dilibatkan berupa 500 liter cairan racun api (Enviro Class A Foam), puluhan pompa mini, selang pemadam, dan perangkat komunikasi radio jinjing turut memperkuat operasi.
Pengungsi Sudah Kembali ke Rumah Masing-Masing
Abdul menegaskan saat ini tidak ada lagi pengungsi karena seluruh warga telah difasilitasi untuk kembali ke rumah masing-masing.
Baca juga:
Operasi 7 Hari Baru Berhasil Padamkan 45% Kebakaran TPA Jatiwaringin, Belasan Hektar Masih Membara
BNPB juga menyalurkan 100 paket sembako bagi warga terdampak serta 150 pasang sepatu boot operasional bagi petugas lapangan.
“Penanganan darurat pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin mencapai 100 persen dan kondisi sosial masyarakat sekitar dilaporkan kondusif dengan jumlah pengungsi nihil,” tandas pejabat BNPB itu. (*)

