Kebakaran Hebat Lapak Pemulung Cilandak, Api dari Bakaran Sampah Ditinggal Tidur

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Kebakaran Hebat Lapak Pemulung Cilandak, Api dari Bakaran Sampah Ditinggal Tidur

Petugas coba memadamkan kebakaran yang melanda lapak pemulung di Jalan Mawar Indah, RT 08/RW 02, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2026). ANTARA/HO-Gulkarmat Jakarta Selatan.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Kobaran api hebat melalap lapak pemulung di Jalan Mawar Indah, RT 08/RW 02, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa dini hari.

Peristiwa ini bermula dari pembakaran sampah yang ditinggal tidur hingga menjalar akhirnya ke tumpukan barang rongsokan di area lapak.

Baca juga:

Incar Vespa Antik, 2 Kuli Bangunan Nekat Bobol Kafe di Cilandak

Api Membesar Lewat Dini Hari

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan (Kasudin Gulkarmat Jaksel), Asril Rizal, menjelaskan pihaknya menerima laporan warga sekitar pukul 03.46 WIB.

Warga melihat api sudah besar lalu mendatangi kantor kami untuk melaporkan. Kami langsung meluncur ke lokasi,

Kasudin Gulkarmat Jaksel Asril Rizal

Sebanyak 48 personel dengan 14 unit armada, terdiri dari delapan pompa dan enam pendukung, dikerahkan. Api berhasil dipadamkan total pada pukul 04.45 WIB.

Baca juga:

Kebakaran Gedung Djakarta Theater Menteng, Api Berasal dari Dapur XXI

Asril menambahkan luas area terbakar mencapai 100 meter persegi. Meski api berkobar hebat, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden itu.

Taksiran kerugian mencapai Rp 10 juta,

Kasudin Gulkarmat Jaksel Asril Rizal

Fakta Kebakaran Hebat Lapak Pemulung Cipete Selasa Dini Hari

  • Lokasi: Jalan Mawar Indah, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan

  • Waktu kejadian: 03.00 WIB – 04.45 WIB

  • Personel dikerahkan: 48 orang

  • Armada: 14 unit (8 pompa, 6 pendukung)

  • Luas area terbakar: 100 m²

  • Kerugian: Rp 10 juta

  • Korban: Nihil

Insiden yang terjadi di Cilandak itu menambah daftar panjang kebakaran di kawasan padat penduduk Jakarta yang kerap dipicu kelalaian warga. Apalagi dilansir dari Antara, kebakaran imbas dari pembakaran sampah yang sampai ditinggal tidur.

Untuk diketahui, praktik membakar sampah sembarangan kini bukan hanya melanggar aturan lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan bencana besar, hingga ancaman pidana. (*)

#Kebakaran #Kawasan Cilandak #Jakarta Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
20 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan
Penyidik Bareskrim Polri juga merekomendasikan pencabutan izin usaha terhadap 23 korporasi yang diduga terkait karhutla.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
20 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan
Berita Foto
Warga Mengais Sisa Barang Pascakebakaran di Permukiman Padat Menteng, Jakarta
Warga mencari barang berharga yang masih tersisa pascakebakaran di permukiman padat penduduk kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 28 Oktober 2026
Warga Mengais Sisa Barang Pascakebakaran di Permukiman Padat Menteng, Jakarta
Indonesia
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Asap mengurangi jarak pandang di sekitar bandar udara. Kondisi ini mempengaruhi proses lepas landas, pendaratan, dan pergerakan pesawat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Indonesia
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
warga juga diminta memantau kualitas udara melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, atau Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
Indonesia
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
BNPB akan memetakan kemampuan dan sumber daya yang tersedia di pemerintah pusat maupun daerah sebelum menentukan kebutuhan bantuan tambahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
Indonesia
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
Dudung turut merespons pertanyaan mengenai dampak karhutla yang saat ini turut dialami negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Dampak Karhutla Dikeluhkan Singapura dan Malaysia, Prabowo Panggil Para Menteri
City Property
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memprioritaskan berbagai upaya preventif terhadap potensi kebakaran.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Indonesia
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Objek yang terbakar rumah tinggal dengan kategori bangunan rendah.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Indonesia
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Konsentrasi Partikulat dalam Indeks Standar Pencemaran Udara sejak Kamis dini hari masuk kategori sangat tidak sehat di atas 200 mikrogram per meter kubik.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Indonesia
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Sampel dari lokasi perusahaan yang telah disegel kini telah dikirim ke laboratorium untuk diperiksa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Bagikan