Dedi Mulyadi Raih Tingkat Kepuasan Kinerja Tertinggi Pulau Jawa, Terendah Gubernur Banten

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 28 Mei 2025
Dedi Mulyadi Raih Tingkat Kepuasan Kinerja Tertinggi Pulau Jawa, Terendah Gubernur Banten

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lembaga Indikator Politik Indonesia (IPI) merilis hasil survei tentang tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja enam gubernur di Pulau Jawa.

Temuan ini menunjukkan adanya variasi signifikan dalam persepsi publik terhadap para kepala daerah. Dalam survei ini, responden ditanya apakah mereka sangat puas, cukup puas, kurang puas, atau tidak puas sama sekali terhadap kinerja gubernur mereka saat ini.

Hasilnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memperoleh tingkat kepuasan tertinggi. Sebanyak 41 persen responden menyatakan sangat puas dan 54 persen cukup puas, menjadikan total angka kepuasan mencapai 94,7 persen.

“Yang menarik, khusus yang menjawab sangat puas itu, agak jarang itu di Jawa Barat, tinggi sekali,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam konferensi pers secara daring, Rabu (28/5).

Baca juga:

Dedi Mulyadi Pastikan Bonus Rp 2 M untuk Persib yang Menjuarai Liga 1, 1 M dari Kantong Sendiri

Hasil survei juga menunjukkan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memperoleh total tingkat kepuasan 62,5 persen. Sementara, Gubernur Jakarta Pramono Anung mendapat total 60 persen.

Lalu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memperoleh total kepuasan 83,8 persen. Untuk Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, tingkat kepuasan tercatat sebesar 75,3 persen.

Di sisi lain, Gubernur Banten Andra Soni mencatat angka kepuasan terendah. Hanya 50,8 persen responden yang menyatakan puas dengan kinerjanya.

“Responden di Banten yang puas terhadap Pak Andra Soni memang mayoritas, tapi hanya 51% yang mengatakan sangat puas dan cukup puas terhadap gubernurnya,” tandas Burhanuddin.

Baca juga:

Hasil Survei: Hasan Nasbi Anggota Kabinet Prabowo 'Paling Dibenci’ Netizen

Survei Indikator Politik Indonesia digelar pada 12 hingga 19 Mei 2025, dengan metode tatap muka. Tingkat kepercayaan survei berada pada angka 95 persen.

Jumlah responden sebanyak 500 orang dipilih secara acak di DKI Jakarta. Begitu pula 600 responden masing-masing di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta 400 responden masing-masing di DIY dan Banten. (Knu)

#Survei #Gubernur #Pulau Jawa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Listrik Mati Bergilir Pulau Jawa Terakhir 21 Juni, Dirut PLN Janji Tak Akan Terjadi Lagi
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo memastikan pemadaman bergilir di Jawa berakhir sejak 21 Juni 2026. Penguatan pasokan batubara dan tambahan kapasitas listrik menjadikan sistem lebih andal.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Listrik Mati Bergilir Pulau Jawa Terakhir 21 Juni, Dirut PLN Janji Tak Akan Terjadi Lagi
Indonesia
Pulau Jawa Terancam Alami Kekeringan, BMKG Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca
Kekeringan berpeluang terjadi akibat kemarau yang lebih panas-kering di Pulau Jawa.
Frengky Aruan - Selasa, 30 Juni 2026
Pulau Jawa Terancam Alami Kekeringan, BMKG Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca
Indonesia
76 Sekolah di Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG, Kok Bisa?
Badan Gizi Nasional (BGN) mencoret 76 sekolah di Pulau Jawa dari daftar penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
76 Sekolah di Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG, Kok Bisa?
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
Lebaran 2026 Pecahkan Rekor Baru! Puncak Arus Mudik Tertinggi Sepanjang Sejarah Pulau Jawa
Jalan Tol Trans Jawa juga mencatat rekor tertinggi arus kendaraan melintas mencapai 175.754 kendaraan
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Maret 2026
Lebaran 2026 Pecahkan Rekor Baru! Puncak Arus Mudik Tertinggi Sepanjang Sejarah Pulau Jawa
Indonesia
2 Bibit Siklon Muncul di Selatan Jawa, Waspada Cuaca Ekstrem Hingga 10 Maret
Dua bibit siklon tropis baru terpantau muncul di selatan Pulau Jawa berpotensi memicu cuaca ekstrem di Provinsi Jawa Timur maupun wilayah Indonesia lainnya.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Maret 2026
2 Bibit Siklon Muncul di Selatan Jawa, Waspada Cuaca Ekstrem Hingga 10 Maret
Fun
Berburu Takjil Jadi Tradisi Favorit Gen Z dan Milenial saat Ramadan, Survei Populix Ungkap Faktanya
Survei Populix mengungkap berburu takjil menjadi aktivitas ngabuburit paling populer bagi Gen Z dan milenial. 41 persen menganggap tradisi ini tak tergantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Maret 2026
Berburu Takjil Jadi Tradisi Favorit Gen Z dan Milenial saat Ramadan, Survei Populix Ungkap Faktanya
Indonesia
Beli Mobil Rp 8,5 Miliar Gubernur Kaltim Batal, Rudy Minta Maaf Bikin Polemik
Mobil dinas jenis Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e senilai Rp 8,49 miliar tersebut diketahui telah melewati proses serah terima.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 02 Maret 2026
Beli Mobil Rp 8,5 Miliar Gubernur Kaltim Batal, Rudy Minta Maaf Bikin Polemik
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Survei Metro TV Ungkap 100 Responden Tak Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
Beredar unggahan hasil survei yang mengungkap 100 responden tak puas dengan kinerja Presiden Prabowo. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Survei Metro TV Ungkap 100 Responden Tak Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
Indonesia
Survei Indikator Politik Indonesia: Kepercayaan Publik ke TNI 93 Persen, DPR 56 Persen
Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan TNI menjadi lembaga paling dipercaya publik dengan 93 persen, sementara DPR terendah dengan 56 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Survei Indikator Politik Indonesia: Kepercayaan Publik ke TNI 93 Persen, DPR 56 Persen
Bagikan