Prabowo Singgung Peran Jokowi Saat Berpidato di World Governments Summit 2025

Jumat, 14 Februari 2025 - Angga Yudha Pratama

Merahputih.com - Nama Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) disebut oleh Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di World Governments Summit 2025.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyebut Jokowi telah membantu kelancaran transisi pemerintahan dan pembentukan kabinet.

"Banyak warga negara Indonesia terampil yang telah membangun karier mereka di luar negeri, kembali untuk mengabdi kepada negara kita. Keberhasilan ini sangat terbantu oleh kelancaran transisi yang dipastikan oleh pendahulu saya, yang terhormat, Presiden Joko Widodo, yang kepadanya saya sampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja sama kita yang panjang," kata Prabowo melalui tayangan video dari akun YouTube Sekretariat Presiden dikutip Jumat (14/2).

Baca juga:

Jokowi Sebut Hubungan Dengan Prabowo Solid, Jika Ada Yang Memisahkah: Nggak Papa

Jokowi juga dinilai bisa memastikan kelancaran transisi pemerintahan berkat kerja sama yang panjang di antara keduanya.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengatakan bahwa salah satu pencapaian utama dalam 100 hari pemerintahannya adalah membentuk pemerintahan yang berfungsi penuh, berdasarkan bakat dan meritokrasi.

Oleh karenanya, Prabowo melibatkan anak bangsa yang dinilainya berprestasi untuk bergabung dalam pemerintahan sebagai menteri maupun wakil menteri di Kabinet Merah Putih.

Kepala Negara juga memaparkan visi pemerintahannya, yakni menjadikan Indonesia negara maju yang modern, dengan dukungan aset terbesarnya, yakni 282 juta rakyat Indonesia dan sumber daya alam yang melimpah.

Baca juga:

Chef Arnold Datang Bawa Gerobak Nasgor, Jokowi Pesan yang Pedas

Dengan 177 ribu pulau dan budaya yang semarak, Prabowo menilai keberagaman di Indonesia menghadirkan tantangan, yakni memastikan bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan untuk maju.

"Misi kami adalah menciptakan lingkungan tempat setiap warga negara Indonesia dapat mengakses pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi yang berkualitas," kata Presiden.

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan