MerahPutih.com - Massa mengibarkan bendera bulan bintang hingga berujung kerusuhan saat kegiatan zikir akbar dan doa tolak bala di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.
Polisi kini tengah menyelidiki kejadian tersebut.
"Terkait kejadian kemarin, Polda Aceh sedang melakukan penyelidikan," kata Kapolda Aceh Irjen Ruddi Setiawan kepada wartawan, Senin (17/8).
Baca juga:
Yusril Minta Situasi Aceh Tetap Kondusif Usai Kericuhan Peringatan Damai Aceh
Ruddi menjelaskan, kondisi Aceh saat ini sudah kembali kondusif setelah kejadian yang berlangsung pada Sabtu 15 Agustus lalu.
Saya sebagai Kapolda Aceh mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat dan tokoh agama dan seluruh stakeholder dan TNI, kita bisa mengamankan wilayah Aceh. Semoga Aceh selalu damai dan maju,
Kapolda Aceh, Ruddi Setiawan.
Sebelumnya, kerusuhan di depan kawasan Masjid Raya dipicu penurunan bendera merah putih di tiang yang terletak di pekarangan.
Massa kemudian memanjat tiang tersebut untuk mengibarkan bendera berlatar merah dengan garis hitam.
Baca juga:
Ada Kericuhan di Aceh dan Papua Tengah, Menko Polkam Ingatkan Simbol Negara Wajib Dihormati
Sementara itu, di Pendopo Gubernur, massa yang mayoritas berusia di bawah 30-an mencopot lambang burung Garuda dan menginjak-injaknya.
Mereka juga menurunkan bendera merah putih dan menggantikannya dengan bendera bulan bintang.
Polisi kini melakukan penyelidikan untuk mengusut rangkaian kejadian yang berujung kerusuhan tersebut. (Knu)