Merahputih peristiwa- Upaya kepolisian meringkus pelaku pengeroyokan Bripka Taufik, mendapat perlawanan dari pelaku Rico (38). Ia berusaha melawan polisi dengan menggunakan pistol hasil rampasan dari anggota Satuan Reserse Narkoba, Polsek Senen, Iptu Prabowo.
Berdasarkan keterangan Kasubag Humas Polres Jakarta Pusat, Kompol Suyatno, senjata yang digunakan Rico untuk melawan polisi diduga kuat merupakan hasil rampasan dari salah satu anggota Polsek Senen, Iptu Prabowo. Mengingat, waktu itu dia menjadi korban dalam penggerebekan gembong narkoba di Jalan Slamet Riyadi Matraman, Jakarta Timur (18/1) lalu.
"Masih didalami senjata tersebut, namun kami menduga kuat pistol tersebut adalah milik Iptu Prabowo, yang saat itu menjadi korban pengeroyokan para pelaku gembong narkoba," ucapnya, kepada awak media, Jumat (22/1).
Guna penyelidikan dan pengembangan kasus polisi telah menyita satu buah pucuk pistol dari tangan pelaku Rico dan peluru yang digunakan.
Sebelumnya, penggerebekan polisi di Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (22/1) sore, mendapat perlawanan sengit dari pelaku. Terjadi kontak senjata antara kedua belah pihak. Beruntung, Polisi dapat menguasai keadaan dan menembak mati pelaku.
Hingga berita disiarkan, Polisi masih memagari kediaman pelaku dengan police Line. Sementara jenazah pelaku dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk keperluan Autopsi. (gms)
BACA JUGA:
- Keperluan Autopsi, Jasad Rico Dievakuasi Ke RS Polri
- Polisi Baku Tembak dengan Pengedar Narkoba di Johar Baru
- Pria Bertato Tewas Tertembak di Johar Baru Bernama Rico
- Polisi Baku Tembak dengan Pengedar Narkoba di Johar Baru
- Melawan Pakai Pedang, Agus Badak Tewas Ditembak