MerahPutih.com - Polda Metro Jaya membentuk tim khusus untuk memantau pergerakan jasa travel gelap yang masih nekat mengangkut penumpang untuk mudik di tengah adanya larangan mudik.
“Kalau travel itu kan menggunakan media sosial untuk memasarkan, mengantar pemudik sehingga kita ada tim khusus untuk memantau mereka semua,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (5/5).
Baca Juga
Tim khusus itu bekerja baik melalui patroli siber maupun saat berada di pos pantau. Saat travel gelap itu melintas di pos pantau, tim akan memberhentikannya dan melakukan pengecekan dengan teliti.
“Sehingga kita bisa mengamankan mereka saat melewati pos pemantau,” tegas Yusri.
Selain travel gelap, Yusri mengatakan banyak kendaraan besar seperti truk-truk yang digunakan pemudik untuk mengelabuhi petugas. Tentunya hal itu sangat melanggar aturan undang-undang lalu lintas yang berlaku.
“Untuk truk juga sama, kita akan lakukan tindakan tegas. Truk itu ada pasal bukan peruntukannya. Truk itu mengangkut barang bukan manusia, makanya kita akan lakukan penilangan dan truknya jadi barang bukti sampai persidangan,” papar Yusri.
Yusri berahap masyarakat di DKI Jakarta dan sekitarnya harus menuruti peratuhan pemerintah terkait larangan mudik tahun ini. Jika masih ada yang melanggar, dia menegaskan anggota Polda Metro Jaya akan menindak tegas masyarakat yang membandel.
“Yang melanggar masyarakat, yang mencoba mudik akan kita pulangkan,” pungkas Yusri.
Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali mengamankan 15 travel gelap yang hendak mengantarkan 113 pemudik ke Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur di tengah Pandemi Covid-19 pada Jumat (1/5) malam.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengungkapkan dari 15 travel gelap itu diamankan oleh polisi di pos penyekatan Cikarang Barat.
Baca Juga
Masyarakat Nekat Mudik karena tak Ada Jaminan Hidup dari Pemerintah
“Ya tadi malam antara pukul 9 sampe 12 di pos penyekatan cikarang barat kita hanya dalam waktu 3 jam saja kita amankan 15 travel gelap, travel liar yang mengangkut kurang lebih 113 penumpang keseluruhannya,” kata Sambodo.
Selain itu, Polda Metro Jaya juga menangkap dua sopir travel gelap yang mengangkut penumpang untuk mudik ke daerah Jawa Tengah di pos pengamanan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi arah Karawang pada Rabu (29/4) malam. (Knu)