Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Permainkan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran, Pemda Diperintahkan Berikan Tindakan Keras

Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Maret 2026

MerahPutih.com - Seluruh jajaran Pemerimtah Daerah diperintahkan untuk tetap waspada dan menjaga ketersediaan pasokan komoditas di pasar hingga Idul Fitri 2026.

"Kita pertahankan sampai dengan hari raya Idulfitri," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Evaluasi Program Tiga Juta Rumah dan Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal di Kantor Kemendagri, Jakarta.

Tomsi juga menilai pemerintah daerah (pemda) berhasil mengendalikan inflasi komponen harga pangan bergejolak menjelang bulan suci Ramadan 2026

Baca juga:

Kebutuhan di Jakarta Naik 17 Persen di Ramadan, BUMD Pangan Diperintah Amankan Pasokan

Ia juga meminta kepala daerah agar proaktif merespons anomali kenaikan harga komoditas di wilayahnya dengan turun langsung ke pasar. Ia mengatakan, Pemda dapat meniru strategi daerah tetangga dalam mengendalikan inflasi. Dengan demikian, tidak ada daerah yang berdekatan memiliki capaian inflasi yang berbeda secara ekstrem.

Tomsi juga memberikan peringatan keras kepada oknum distributor yang sengaja mempermainkan harga bahan pokok di tengah masyarakat.

Ia meminta, Pemda beserta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas, termasuk mencabut izin usaha pihak-pihak yang terbukti melakukan kejahatan ekonomi dengan menaikkan harga secara tidak wajar.

"Jangan ragu-ragu. Ya, sudah saatnya kita bertindak tegas," tegas Tomsi.

Tomsi mengapresiasi kinerja seluruh kementerian, lembaga, dan Pemda karena mayoritas harga komoditas utama masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP).

Menurutnya, kondisi harga pangan pada Ramadan tahun ini dinilai jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan tahun 2025. (*)

Baca Artikel Asli