MerahPutih.com - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 akan dipusatkan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Jumat (1/5). Agenda tahunan ini diperkirakan dihadiri ratusan ribu buruh dari berbagai daerah.
Acara dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB dan direncanakan turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran kepala negara disebut akan menjadi momen penting bagi kalangan pekerja untuk mendengar langsung arah kebijakan pemerintah terkait kesejahteraan buruh.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menyampaikan bahwa Prabowo akan memberikan pidato khusus di hadapan para buruh. Pidato tersebut, kata dia, akan memuat capaian pemerintah serta rencana kebijakan ke depan.
"Bapak presiden akan menyampaikan sambutan kenegaraannya, dan beliau akan menyampaikan apa yang akan beliau lakukan di tahun 2026," jelas Andi Gani dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4).
Baca juga:
Ribuan Ojol Bakal Turun di May Day 2026, Desak Prabowo Terbitkan Perpres Bagi Hasil 90:10
Presiden Prabowo Dipastikan Turun Saat Peringatan May Day Monas
Menurut Andi Gani, Presiden juga akan mengumumkan sejumlah kebijakan penting yang berkaitan langsung dengan kepentingan buruh. Ia menyebut, ada kejutan yang tengah disiapkan pemerintah dalam peringatan May Day tahun ini.
"Kami mendengar akan ada sesuatu yang istimewa bagi buruh Indonesia. Kita tunggu pada 1 Mei nanti," kata Andi Gani.
Ia juga mengapresiasi sejumlah janji Prabowo yang telah dituntaskan. Beberapa di antaranya adalah pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), pembentukan Satgas PHK, serta rencana pembatasan sistem outsourcing.
Sejumlah kebijakan tersebut dinilai berpotensi kembali disinggung atau bahkan diumumkan secara resmi dalam momentum May Day 2026.
"Saya tahu pemerintah serius mencari solusi terbaik untuk ojol," ujar Andi Gani. (Knu)