Pergantian Panglima TNI Idealnya Dilakukan Setelah Pemilu 2024
Rabu, 02 Agustus 2023 -
MerahPutih.com - Wacana pergantian Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) mulai berembus menjelang masa pensiun Laksamana Yudo Margono dan Jenderal Dudung Abdurachman pada akhir tahun 2023.
Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi menilai, idealnya pergantian Panglima TNI serta KSAD dilaksanakan setelah Pemilu 2024.
Hal itu mengingat Pemilu 2024 digelar pada Februari 2024 atau selang beberapa bulan setelah Laksamana TNI Yudo Margono dan Jenderal TNI Dudung Abdurachman pensiun.
Baca Juga:
Panglima TNI Tegaskan Tidak akan Intervensi Kasus Korupsi Kabasarnas
"Idealnya adalah Panglima TNI dan KSAD ini dilakukan pergantian setelah pemilu karena sangat dekat," kata Bobby kepada wartawan, Rabu (2/8).
Hanya saja, kata politikus Golkar ini, jika memang kondisi pergantian tersebut ingin diberlakukan, maka harus dilakukan revisi tentang Undang-Undang TNI.
"Akan tetapi memerlukan revisi Pasal 53 UU TNI 34/2004 tentang TNI," ujarnya.
Menurutnya, kalaupun tetap diharuskan pergantian Panglima TNI dan KSAD, penting untuk melihat rekam jejak dari figur lanjutan.
Apalagi, kedua jabatan itu dinilai strategis dalam menjaga keamanan saat Pemilu.
Baca Juga:
Megawati Tantang Panglima TNI Perbanyak Alutsista Buatan Anak Negeri
Tak hanya itu, sosok pengganti Panglima TNI dan KSAD juga harus memiliki masa aktif lebih dari 1 tahun dari pelantikan nantinya. Sehingga, program yang telah ada bisa dituntaskan.
"Kiranya tetap dilaksanakan pergantian, Panglima TNI dan KSAD memiliki jejak rekam yang mumpuni, dan memiliki usia masa aktifnya lebih dari 1 tahun agar program-program yang perlu kesinambungan bisa dilaksanakan dalam satu kepemimpinan yang relatif cukup waktu," pungkasnya.
Sebagai informasi, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono akan memasuki masa pensiun pada 1 Desember 2023.
Tak hanya Yudo, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman juga akan memasuki pensiun lebih dahulu yakni pada November 2023. (Pon)
Baca Juga:
Polda Metro Jaya Usut Konten Hoaks Panglima TNI Dukung Anies di Pilpres