Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Pentingnya Zat DHA Ketika Hamil

Muchammad Yani - Selasa, 27 Maret 2018

KETIKA hamil, calon ibu dibanjiri informasi dan saran seputar kehamilan. Informasi-informasi tersebut kerap kali didapat dari internet, keluarga atau teman yang biasanya berhubungan dengan gizi untuk kebutuhan sang jabang bayi.

Selama masa kehamilan, salah satu zat terpenting yang harus didapatkan oleh bayi dan ibunya adalah zat DHA. DHA atau asam lemak omega-3 dianggap sebagai nutrisi penting yang harus didapatkan oleh tubuh. Namun, tubuh kita tak bisa membuat asam lemak sendiri.

Kita bisa mendapatkan DHA dari makanan atau suplemen. Ada beberapa jenis asam lemak tak jenuh ganda seperti Alpha-Linolenic Acid (ALA), Eicosapentaenoic Acid (EPA), dan Docosahexaenoic Acid (DHA).

Asam lemak tak jenuh ganda tersebut merupakan komponen struktur sel yang berguna untuk sistem kardiovaskular, endokrin, kekebalan tubuh, dan kesehatan paru-paru. Sementara DHA berguna untuk pembentukan dan fungsi otak, fungsi retina, dan membentuk kualitas sperma.

DHA atau Omega-3 juga menjadi nutrisi yang dibutuhkan selama masa kehamilan. Asam lemak ini membantu membangun sistem saraf, otak, dan mata bayi. Tak hanya masa kehamilan, DHA juga dibutuhkan selama masa menyusui. Komponen DHA dibutuhkan dalam ASI untuk memastikan bayi yang baru lahir mendapatkan cukup nutrisi untuk mendukung pertumbuhan.

Menurut informasi yang dilansir The National Institute of Health, wanita hamil membutuhkan DHA sebanyak 300 mg perhari. Makanan dengan kandungan DHA dapat ditemukan pada ikan seperti mackerel, sarden, dan teri dan minyak ikan. Makanan yang diperkaya DHA lainnya yakni jus, susu dan produk biji-bijian.

Bagi para vegetarian, DHA bisa ditemukan dalam beberapa tumbuhan laut seperti rumput laut, ganggang merah, ganggang hijau, spirulina, dan chlorella. (Avia)

Baca Artikel Asli