Pengamat: Wajar Gerindra-PKS Ikut Reuni 212

Selasa, 27 November 2018 - Angga Yudha Pratama

Merahputih.com - Pengamatan politik Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menilai wajar jika kegiatan reuni 212 yang akan digelar pada 2 Desember 2018 dikaitkan dengan agenda politik 2019.

Menurutnya, pengerahan massa besar-besaran dari parpol pengusung Capres-Cawapres sangat dimungkinkan untuk meramaikan reuni alumni 212 tersebut. Apalagi, secara organisasi panitia dari kegiatan ini jelas telah menyatakan dukungan kepada Prabowo-Sandi di Pilpres mendatang.

"Kemungkinan bisa terjadi (mobilisasi massa), jika ada Gerindra, PKS itu hal wajar untuk mobilisasi untuk acara tersebut," kata Ujang kepada awak media, Senin (26/11).

Tak hanya parpol pengusung Prabowo-Sandi, bahkan HTI sendiri bisa saja ikut meramaikan kegiatan tersebut meskipun memiliki kepentingan tertentu.

Aksi 212 Jilid II. Foto: Merahputih.com / Derry Ridwansah

"Kemungkinan bisa berjuang di bawah tanah, acara bertentangan dengan pemerintah HTI bisa hadir dugaan saya. Karena mereka kecewa dengan pemerintah, bisa saja itu terjadi," imbuh dia.

Sebab menurut kata Dosen Politik Universitas Al-Azhar Indonesia itu, agenda reuni 212 digelar pada tahun politik atau pada masa kampanye politik Pileg dan Pilpres. Sehingga tak bisa dilepaskan dari kekuatan politik.

"Semua agenda tahun politik pasti bermuatan politis karena itu mengumpulkan massa, membangun solidaritas kelompok, menunjukan bahwa mereka masih solid masih menjadi kekuatan politik, itu bagian dari politik, saya kira wajar," ucapnya. (fad)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan