MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta politisasi calon pengganti wakil gubernur DKI dihentikan. Orang nomor satu di Pemprov DKI itu tidak masalah siapa yang jadi pendampinginya selama bisa fokus bekerja membangun ibu kota.
"Yang penting di Jakarta harus mau kerja keras harus kerja tuntas dan siap untuk all out tidak memikirkan lain lain, fokus konsentrasi di sini," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (20/9).
Untuk itu, Anies berharap proses pencalonan kursi Wagub DKI tidak dijadikan arena politik. Apalagi, lanjut dia, Jakarta kerap dianggap publik sebagai barometer Indonesia.
"Jakarta tidak dipandang sebagai sekedar arena politik karena ini disorot banyak. Tapi dipandang sebagai tempat bekerja membuat perubahan di Jakarta," tutur Anies.
Anies pun mengaku sering berkomunikasi dengan kedua partai pengusung Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengenai calon pengisi kursi Wagub DKI Jakarta. "Obrolan dalam artian meeting khusus belum, tapi kalau dalam acara ketemu obrolin (calon Wagub DKI) iya dong," tuturnya
Sebelumnya diketahui, Sandiaga Uno menyatakan pengunduran diri menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta saat Rapat Paripurna di ruang Paripurna DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (27/8) lalu.
Pengunduran diri Sandiaga tersebut disetujui langsung oleh pemimpin rapat paripurna sekaligus Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi. (Asp)