Merahputih.com - Bagi para pemudik yang hendak menuju ke kawasan timur pulau jawa perlu waspada saat melewati titik-titik rawan kecelakaan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kepala Dinas Perhubungan DIY, Sigit Sapta Raharja menjelaskan jalur rawan kecelakaan di kabupaten Sleman berada di Jalur menuju Tebing Breksi di desa Sambirejo Prambanan dan Lokasi Wisata Kaliurang di Lereng Merapi.
BACA JUGA: Tol Trans Jawa 'Effect', Yogyakarta Bakal Kebanjiran 4 Juta Kendaran Pribadi Selama Lebaran
“Rawan kecelakaan karena kontur daerahnya yang dataran tinggi,” jelas Sigit di Yogyakarta, Minggu (2/06).
Selain itu jalur rawan kecelakaan di Kabupaten Sleman berada di Jalan Wates Kilometer 5 hingga 9, Jalan Godean Kilometer 7, 9 dan 14, Jalan Solo Kilometer 1, 10, 13 dan Jalan Magelang km 11 dan 14.
Kabupaten Kulon Progo, titik rawan kecelakaan berada di Jalan Yogyakarta-Wates Kilometer 1, 19 dan 24 serta di jalan Wates-Purworejo Kilo meter 8 dan 12.
Jalur rawan kecelakaan di Kabupaten Bantul berada di jalur Cino Mati yang menghubungkan Kecamatan Pleret dan Kecamatan Dlingo. Jalur Cino Mati merupakan jalur menuju Kebun Buah Mangunan dan Hutan Pinus di Bantul.
BACA JUGA: Lebaran 2019, Penumpang Bandara Adisutjipto Diperkirakan Turun 19 Persen
Jalur ini terletak di atas dataran tinggi. Kontor jalannya naik, turun, berbelok-belok dan sempit.
“Bus besar dan truk dilarang melintasi jalur Cino Mati selama lebaran. Akan dialihkan ke jalur lainnya,” kata Sigit.
Daerah rawan kecelakaan lainnya berada di Jalan Yogyakarta-Parangtritis Kilometer 5,6 dan kilometer 9, Jalan Logandeng Playen, Jalan Watu Ondho Bunder, Jalan Mulo Wonosari, Jalan Wonosari-Semanu. (*)
Berita ini ditulis berdasarkan laporan Teresa Ika, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.