Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pemprov DKI Alokasikan Anggaran Rp851 M untuk Normalisasi Sungai

Andika Pratama - Rabu, 24 Februari 2021

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebut, tahun ini program normalisasi sungai akan dilaksanakan untuk mengurangi banjir Jakarta. Dana kegiatan itu pun sudah dianggarkan dalam APBD DKI 2021.

"Normalisasi jalan, bahkan kita menganggarkan tidak kurang dari Rp851 miliar," ujar Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (24/2).


Baca Juga

Pandangan Pengamat Soal Debat Kusir Penghapusan Normalisasi Sungai Jakarta

Riza mengatakan, semua program yang sudah dicanangan Pemprov DKI bakal dieksekusi 2021 ini secara baik dalam mengentaskan masalah banjir. Seperti program naturalisasi, sumur resapan, peningkatan pompa mobile dan underpass.

"Bahkan juga program-porgam lain di antaranya, pengerukan sungai, kali, membuat waduk/situ/embung, melakukan pembuatan sodetan, termasuk membuat olakan-olakan yang di periode tahun ini," papar dia.

Dokumentasi - Foto udara aliran Sungai Ciliwung di kawasan Gedong, Pasar Rebo, Jakarta, Kamis (7/2/2019). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Dokumentasi - Foto udara aliran Sungai Ciliwung di kawasan Gedong, Pasar Rebo, Jakarta, Kamis (7/2/2019). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Politikus Gerindra itu pun mengklaim, program yang sudah dijalankan sukses mengurangi banjir yang ada ibu kota. Untuk itu Pemprov DKI terus menggalakan program-program yang sudah disusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah.

"Banjir tahun ini berhasil dalam rangka mengurangi jumlah genangan, kawasan atau area, jumlah pengungsi, dan korban jiwa," terangnya.

Termasuk juga soal pembebasan lahan, ucap Riza, kegiatan tersebut menjadi agenda yang terus dikerjakan Pemda DKI setiap tahunnya.

"Anggaran setiap tahun ada pembebasan lahan. Kemarin ada, tahun ini ada," ungkap dia.

Untuk persoalan banjir ini menurut dia, Pemerintah Pusat dan daerah penyangga ibu kota wajib bekerja sama sehingga dapat segera terselesaikan. Untuk masalah tersebut, kata dia, Jakarta tak bisa jalan sendiri.

"Karena banjir, macet tak bisa diselesaikan oleh satu provinsi termasuk Jakarta. Kita harus kerja sama, koordinasi, integrasi secara baik," tutupnya. (Asp)

Baca Juga

Pemprov DKI Bantah Hapus Program Normalisasi Sungai, Ini Tanggapan Fraksi PSI

Baca Artikel Asli