Pembangunan Hunian Sementara di Sumatera Barat Difokuskan di 4 Lokasi, Berikut Daftarnya

Jumat, 30 Januari 2026 - Alwan Ridha Ramdani

MerahPutih.com - Pemerintah telah meresmikan 117 unit huntara di Agam, Sumatra Barat. Secara keseluruhan total 618 huntara akan dibangun di Sumbar untuk warga terdampak bencana. Harapannya, warga tak lagi tinggal di pengungsian dan bisa kembali memulai aktivitas secara normal.

Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatra Barat (Sumbar) terus dipercepat, di mana sampai dengan Kamis (29/1) terdapat empat titik lokasi yang jadi fokus pembangunan huntara.

Dalam laporan Tim Media Presiden di Jorong Padang Kunyik, Nagari Bungo Tanjuang, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, pekerjaan pemasangan rangka atau struktur tambahan untuk huntara masih berjalan, termasuk penyesuaian rangka pada area depan bangunan.

Kedua, di Kapalo Koto, Pauh, Kota Padang, yang fokus pada pekerjaan pengecoran dan penataan area kerja demi mendukung akses serta penyelesaian bagian lingkungan huntara.

Baca juga:

Senyum dan Senang Warga Korban Banjir di Aceh Tamiang Dapat Hunian Sementara

Selain itu di lokasi Jorong Kubu Gadang, Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Tanah Datar, terlihat pembangunan huntara sudah masuk tahap pemasangan panel dinding dan penyempurnaan bukaan pintu/ serta jendela, mengarah ke penyelesaian.

Sementara itu di Nagari Puluik–Puluik, IV Nagari Bayang Utara, Pesisir Selatan, pembangunan huntara memasuki tahap pendirian rangka utama, struktur memanjang sudah berdiri di atas lantai dasar, dan proses perakitan rangka masih berlangsung.

Pantauan di lapangan memperlihatkan pekerjaan pembangunan huntara di beberapa titik berjalan dalam berbagai tahapan, mulai dari pemasangan rangka konstruksi, pemasangan panel atau dinding, hingga penataan area kerja di sekitar bangunan huntara. (*)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan