MerahPutih.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan pasokan listrik dalam kondisi aman menjelang Idul Fitri 2026.
"Masyarakat bisa dengan aman menikmati mudik lebaran 2026 ini," kata Yuliot dalam keterangannya, Kamis (29/3).
Ia juga menegaskan pemerintah tidak memberlakukan pembatasan pembelian BBM selama periode libur Lebaran.
Kebijakan ini berlaku baik di tingkat pemerintah pusat maupun daerah, sehingga masyarakat dapat memperoleh BBM sesuai kebutuhan.
"Kita belum ada pembatasan. Itu baik yang dilakukan oleh pemerintah pusat, juga oleh pemerintah daerah," jelas Yuliot.
Selain BBM, Yuliot juga memastikan bahwa pasokan listrik dalam kondisi terkendali.
Ia menyebut daya mampu sistem kelistrikan saat ini mencapai 52 gigawatt, sementara beban puncak berada di angka 35 persen.
Baca juga:
Menkeu Jamin Uang Negara Masih Kuat Tahan Harga BBM Naik Sampai Akhir Tahun
Dengan demikian, masih tersedia cadangan atau risk margin sekitar 48 persen dari rata-rata kebutuhan harian.
"Jadi, masyarakat yang perlu khawatir," kata Yuliot.
Yuliot mengimbau masyarakat untuk tetap tertib saat mengisi BBM di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), terutama jika terjadi antrean.
"Jadi, untuk masyarakat yang mengantre di SPBU, tolong bersabar, jangan ada kericuhan. Tentu kami melayani secepat mungkin," tambahnya.
Ia menegaskan bahwa ketersediaan energi menjadi perhatian utama pemerintah, terutama pada periode meningkatnya kebutuhan seperti menjelang hari raya.
"Jadi, kita mengharapkan ketersediaan BBM bagi masyarakat itu bisa terpenuhi dari Sabang sampai dengan Merauke, bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri. Ini kita bekerja keras untuk menjaga ketersediaan energi," imbuhnya. (Knu)