'Pamdal' BEI Usir Wartawan Pakai Anjing

Senin, 15 Januari 2018 - Noer Ardiansjah

MerahPutih.com - Sejumlah wartawan yang sedang meliput ambruknya selasar gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di SCBD, Jakarta Selatan, diusir.

Tragisnya, petugas keamanan berbaju safari itu mengusir awak media dengan menggunakan anjing. Bahkan, anjing berbadan tegap itu diarahkan ke awak media yang tengah berkumpul.

"Gak ada yang di sini, gak ada yang di sini. Tolong mundur, mundur. Silakan di belakang garis polisi," ujar seorang petugas setengah membentak yang tengah menenteng anjing jenis herder.

Petugas tersebut diduga bukan berasal dari petugas kepolisian. Ia hanya mengenakan baju safari. Tak ada logo kepolisian yang biasa digunakan di lengan tangannya.

Kini, di depan lobby utama dijaga 4 orang dengan masing-masing memegang anjing.

Saat ini mereka mengenakan seragam yang semestinya, yaitu di lengan kanan terpampang bordiran 'Polda Metro Jaya' dan sebelah kiri logo kesatuan pengamanan dalam.

Padahal, sebelum 'diusir', awak media mendapat perlakuan manusiawi dengan adanya keterangan pers dari Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, dan perwakilan pihak pengelola.

Pengusiran tak manusiawi itu juga sempat ditentang oleh awak media. "Ngusirnya jangan pakai anjing woi, emangnya kita apa, maling?" Teriak salah seorang wartawan foto. (Ayp)

Baca berita terkait ambruknya lantai gedung BEI lainnya: Ini Dugaan Penyebab Ambruknya Selasar di Lantai Mezzanine BEI

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan