Apa Itu Trading Halt di Bursa Saham Indonesia dan Aturan Barunya?

ImanKImanK - Selasa, 08 April 2025
Apa Itu Trading Halt di Bursa Saham Indonesia dan Aturan Barunya?

Ilustrasi bursa saham. Foto Freepik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pada hari Selasa, 8 April 2025, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami trading halt atau penghentian sementara perdagangan saham di awal sesi.

Kejadian ini menjadi yang pertama sejak 18 Maret 2025 dan menandai pentingnya pemahaman tentang trading halt di pasar saham.

Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan trading halt, dan bagaimana aturan terbaru yang diberlakukan oleh BEI?

Baca juga:

Apa Itu Microcheating? Penyebab, Dampak, dan Cara Menangani dalam Hubungan

Pengertian Trading Halt

Apa Itu Trading Halt

Trading halt adalah penghentian sementara perdagangan saham atau instrumen keuangan lainnya di bursa efek. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan waktu bagi para investor untuk mencerna informasi penting yang baru saja dirilis, seperti laporan laba, perubahan manajemen, atau kejadian besar lainnya yang dapat memengaruhi harga saham.

Trading halt juga berfungsi untuk meredam volatilitas yang tidak terkendali di pasar, memastikan bahwa perdagangan berjalan secara teratur, wajar, dan efisien.

Tujuan dan Alasan Trading Halt

Bursa saham Indonesia dapat memberlakukan trading halt untuk sejumlah alasan. Salah satu yang utama adalah agar investor memiliki waktu yang cukup untuk menyerap informasi yang dapat berdampak besar pada harga saham.

Baca juga:

Apa Itu CMS? Pengertian, Fungsi, dan Keuntungannya

Selain itu, kebijakan ini juga penting untuk menghindari gerakan harga ekstrem yang bisa terjadi jika pasar bereaksi berlebihan terhadap berita atau pengumuman mendadak.

Misalnya, jika ada kabar buruk tentang perusahaan besar atau krisis ekonomi yang mengarah pada penurunan harga saham secara tiba-tiba, trading halt akan memberikan kesempatan bagi pasar untuk menyesuaikan diri.

Aturan Baru Trading Halt di Bursa Efek Indonesia

Pada hari ini, BEI mengumumkan adanya perubahan aturan terkait trading halt yang berlaku mulai 8 April 2025. Bursa Efek Indonesia bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penyesuaian terhadap Surat Keputusan Direksi Bursa untuk memastikan perdagangan saham tetap stabil dan melindungi investor.

Baca juga:

Apa Itu Old Money? Pengertian, Karakteristik, dan Alasan Menjadi Populer

Beberapa poin penting dari aturan baru ini adalah:

  1. Penyesuaian Auto Rejection Bawah (ARB): BEI menyesuaikan batasan Auto Rejection Bawah (ARB) menjadi 15% untuk efek berupa saham yang terdaftar di Papan Utama, Papan Pengembangan, dan Papan Ekonomi Baru, serta Exchange-Traded Funds (ETF) dan Dana Investasi Real Estat (DIRE). Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi fluktuasi pasar yang terlalu tajam dan memberikan perlindungan lebih bagi investor.

  2. Trading Halt IHSG: BEI menetapkan aturan baru terkait penghentian perdagangan berdasarkan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Jika IHSG mengalami penurunan lebih dari 8% dalam satu hari bursa, trading halt akan diberlakukan selama 30 menit. Jika penurunan IHSG berlanjut hingga lebih dari 15%, trading halt kembali diberlakukan selama 30 menit. Jika IHSG turun lebih dari 20%, trading suspend akan dilakukan sampai akhir sesi perdagangan atau lebih dari satu sesi, tergantung pada persetujuan dari OJK.

Baca juga:

Mengenal Dark Web: Apa Itu, Bahaya, dan Cara Mengaksesnya dengan Aman

Tujuan dari Penyesuaian Aturan

Penyesuaian terhadap persentase ARB dan ketentuan trading halt ini bertujuan untuk menjaga volatilitas pasar agar tidak berlebihan, serta untuk memberikan waktu bagi para investor dan trader untuk bereaksi secara rasional terhadap situasi pasar.

Hal ini juga sejalan dengan Surat Keputusan Direksi BEI yang menyatakan bahwa kebijakan tersebut bertujuan untuk memastikan perdagangan saham dapat berjalan teratur, wajar, dan efisien, khususnya dalam kondisi pasar yang bergejolak.

#Apa Itu Trading Halt #Bursa Efek Indonesia (BEI) #IHSG #Trading Halt
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Prediksi IHSG Hari Ini: Menguat Tipis, Waspada Sentimen Global & Perang AI!
Simak prediksi IHSG hari ini beserta analisis pergerakan saham terkini. Ketahui dampak sentimen global, perang AI, hingga kebijakan The Fed terhadap pasar modal Indonesia.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi IHSG Hari Ini: Menguat Tipis, Waspada Sentimen Global & Perang AI!
Indonesia
Perang Jalur Energi Bikin Pasar Keok! IHSG Kompak Memerah Masuk ke Area Gap
IHSG dibuka melemah ke posisi 5.914 pada Selasa pagi imbas eskalasi konflik Timur Tengah dan rilis data inflasi AS. Simak analisis teknikal lengkap Kiwoom Sekuritas!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Perang Jalur Energi Bikin Pasar Keok! IHSG Kompak Memerah Masuk ke Area Gap
Indonesia
Prediksi IHSG Hari Ini Rawan Sideways, Cek Sentimen Global yang Bikin Pasar Galau
Pantau prediksi IHSG hari ini terbaru. Laju bursa saham diproyeksi sideways akibat sentimen global, harga minyak, dan inflasi AS. Cek analisis lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Prediksi IHSG Hari Ini Rawan Sideways, Cek Sentimen Global yang Bikin Pasar Galau
Olahraga
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Pergerakan IHSG anjlok parah ke level 6.031 dan nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp17.915 per USD. Simak rincian pergerakan pasar selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Indonesia
IHSG Hari Ini Tancap Gas! Suku Bunga The Fed Batal Naik, Waktunya Borong Saham?
Laju IHSG hari ini sukses melesat berkat meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Cek update pergerakan bursa, proyeksi saham, dan strategi jitu Bank Indonesia di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 05 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Tancap Gas! Suku Bunga The Fed Batal Naik, Waktunya Borong Saham?
Indonesia
Awas Tergelincir! Prediksi IHSG Hari Ini Uji Level Psikologis 6.000, Sentimen Inflasi Jadi Penentu
Prediksi IHSG hari ini bersiap menguji level psikologis 6.000 di tengah tekanan inflasi dan sentimen global. Cek analisis lengkap arah bursa saham di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Awas Tergelincir! Prediksi IHSG Hari Ini Uji Level Psikologis 6.000, Sentimen Inflasi Jadi Penentu
Indonesia
IHSG Hari Ini Dibuka Loyo, Tarik-Ulur Subsidi APBN 2027 dan Suku Bunga Global Bikin Market 'Wait and See'
Prediksi IHSG hari ini diperkirakan bergerak sideways di kisaran 6.000 akibat sentimen wait and see. Simak analisis data inflasi domestik dan efek ekonomi AS di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Dibuka Loyo, Tarik-Ulur Subsidi APBN 2027 dan Suku Bunga Global Bikin Market 'Wait and See'
Indonesia
IHSG Hari Ini Merah Padam Meski Rupiah Menguat, Ada Apa Sebenarnya?
Cek pergerakan IHSG hari ini yang anjlok 0,83% ke level 6.071,14. Cari tahu juga prediksi IHSG besok, update rupiah, dan analisa tren harga minyak dunia!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
IHSG Hari Ini Merah Padam Meski Rupiah Menguat, Ada Apa Sebenarnya?
Indonesia
Prediksi IHSG Hari Ini: Investor Wajib Hati-hati Ambil Posisi Jelang Penutupan Kuartal III 2026
Cari tahu prediksi IHSG hari ini yang berpotensi konsolidasi akibat efek penutupan kuartal III 2026. Cek juga analisis lengkap sentimen pengesahan APBN 2027 di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Prediksi IHSG Hari Ini: Investor Wajib Hati-hati Ambil Posisi Jelang Penutupan Kuartal III 2026
Indonesia
Resmi Berlaku, Aturan Harga Saham Terendah Rp1 Bikin IHSG Ambrol? Ini Fakta Sebenarnya
Penasaran kenapa IHSG turun belakangan ini? Temukan fakta dari BEI soal aturan saham Rp1 yang membantah anggapan bahwa saham 'gocap' jadi penyebab utama.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Resmi Berlaku, Aturan Harga Saham Terendah Rp1 Bikin IHSG Ambrol? Ini Fakta Sebenarnya
Bagikan