Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup

Ngantuk Bikin Kamu Merasa Lebih Tua 10 Tahun

Dwi Astarini - Senin, 01 April 2024

MERAHPUTIH.COM - MENGANTUK itu biasa ya. Manusiawi banget. Semua orang pernah mengalaminya, terutama saat badan terasa lelah. Namun, berbeda dengan rasa kantuk yang timbul terus-menerus.

Ternyata nih, kondisi dengan rasa kantuk yang timbul terus-menerus dapat membuat seseorang merasa 10 tahun lebih tua. Kondisi itu timbul akibat kekurangan waktu tidur yang berkualitas.

Sebuah studi yang diterbitkan menjadi dua bagian dalam jurnal ilmiah Proceedings of the Royal Society B, dikutip Medical Daily, Kamis (28/3), menyebut para peneliti di Universitas Stockholm menyelidiki hubungan antara cara seseorang memandang usia dan tidurnya. Hasilnya terbukti memiliki hubungan satu sama lain.

Baca juga:

Tubuh Tetap Fit dan Tak Gampang Mengantuk selama Berpuasa

Rasa kantuk dapat membuat seseorang merasa satu dekade lebih tua. Kekurangan tidur hanya dalam waktu dua malam bisa membuat seseorang merasakan usia bertambah empat tahun lebih tua.

“Mengingat tidur sangat penting untuk fungsi otak dan kesejahteraan secara keseluruhan, kami memutuskan untuk menguji apakah tidur menyimpan rahasia untuk menjaga rasa awet muda. Usia lebih daripada sekadar persepsi. Kami tahu mereka yang merasa lebih muda daripada usia sebenarnya, hidup lebih sehat dan lebih lama,” kata peneliti dari Departemen Psikologi Universitas Stockholm Leonie Balter.

Pada bagian pertama penelitian, tim mengevaluasi 429 orang berusia antara 18 dan 70 tahun. Para peserta ditanyai tentang persepsi subjektif mereka mengenai usia, frekuensi kurang tidur pada bulan sebelumnya, dan tingkat kantuk mereka.

Hasilnya mengungkapkan, untuk setiap malam kurang tidur yang dilaporkan dalam sebulan terakhir, partisipan merasa rata-rata 0,23 tahun lebih tua.

Sementara itu, pada bagian kedua, para peneliti melakukan studi eksperimental pembatasan tidur untuk memastikan apakah kekurangan tidur secara langsung menyebabkan peserta merasa lebih tua. Uji coba tersebut melibatkan 186 orang berusia 18 hingga 46 tahun.

Selama dua malam, intensitas tidur peserta dibatasi menjadi hanya empat jam setiap malam. Pada hari berikutnya, peserta yang sama diperbolehkan tidur cukup selama dua malam, dengan total sembilan jam tidur setiap malamnya.

Hasilnya justru menunjukkan partisipan merasa rata-rata 4,4 tahun lebih tua setelah kurang tidur ketimbang saat mereka tidur cukup.

Para peneliti mengatakan efek tidur terhadap usia subjektif berhubungan dengan seberapa mengantuk mereka. Perasaan sangat waspada berhubungan dengan perasaan empat tahun lebih muda dari usia sebenarnya, sedangkan rasa kantuk ekstrem berhubungan dengan perasaan enam tahun lebih tua daripada usia mereka yang sesungguhnya.

“Artinya, perubahan dari perasaan waspada menjadi mengantuk menambah 10 tahun usia seseorang. Menjaga tidur kita sangat penting untuk menjaga perasaan awet muda. Hal ini, pada gilirannya, dapat mendorong gaya hidup yang lebih aktif dan mendorong perilaku yang meningkatkan kesehatan. karena merasa muda dan waspada penting untuk motivasi kita untuk aktif,” kata Balter.(*)

Baca juga:

Kurang Tidur Bikin Gampang Flu

Baca Artikel Asli