MerahPutih.com - Neraka kemacetan parah di kawasan Cakung, Jakarta Timur, masih berlanjut hingga Kamis (23/7) pagi.
Antrean panjang truk besar dan kontainer menuju depo logistik di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI membuat arus lalu lintas Jalan Tipar Cakung lumpuh total saat jam sibuk warga berangkat kerja.
Baca juga:
Rekayasa urai Kepadatan Lalu Lintas di Jalan Tipar Kawasan Cakung-Cilincing
Putaran Cakung Ditutup
Untuk mengurai kemacetan, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup sementara putaran Cakung di kawasan Cakung–Cilincing.
Iya, jadi tadi kan kita lihat (semalam) padat banget ya, dan tidak bergerak sama sekali. Ternyata salah satunya adalah di putaran ini. Semua antre di sini. Oleh karenanya kita tutup putaran ini,
Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin.
Menurut Budi, antrean kendaraan yang panjang membuat arus lalu lintas tidak bergerak. Dilansir Antara, pusat kemacetan terjadi di titik putaran Cakung yang menjadi lokasi kendaraan, terutama truk kontainer yang melakukan putar arah.
Baca juga:
Syahbandar Bantah Macet Parah Tanjung Priok karena Pelabuhan, Salah Depo-Depo Kontainer di Cakung
Truk Tronton Dialihkan ke Terminal Tanah Merdeka
Dishub DKI kini mengalihkan arus truk tronton ke Terminal Tanah Merdeka yang dinilai lebih memadai sebagai lokasi menunggu dibandingkan antre di badan jalan.
Terminal tersebut mampu menampung sekitar 200 truk kontainer, sekaligus memberi ruang bagi sopir untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Baca juga:
Rekayasa Lalin di Jalan Cakung-Cilincing Kembali Berlaku, Dishub DKI Tutup Sejumlah U-Turn
Pengemudi truk kontainer juga diimbau untuk mengikuti pengalihan yang telah disiapkan petugas, baik menuju putaran lain maupun ke Terminal Tanah Merdeka.
“Nah, ini kita arahkan semua agar mereka bisa ke sana. Seperti itu. Dan ini kita lihat antriannya tadi sudah mencair dan jauh, ya. Dan mereka bisa beristirahat di sana,” tandas Kadishub. (*)