MerahPutih.com - PT. MRT Jakarta hanya mengoperasikan sebanyak 8 rangkaian dari 16 rangkaian kereta cepat Moda Raya Terpadu (MRT) saat resmi dioperasikan secara komersial, pada Senin (1/4).
Padahal saat peresmian MRT Jakarta oleh Presiden RI pada Minggu 24 Maret 2019 lalu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan PT. MRT Jakarta bakal menerjunkan 16 rangkaian MRT pada pengoperasian komersial.
Namun, pagi ini Anies mengatakan pada pengoperasian awal secara komersil kereta Ratangga MRT hanya beroperasi separuh dari kapasitas sebanyak 16 rangkaian.
"Sebenarnya secara operasional juga belum lengkap. Karena Ratangga yang beroperasi ada 8 dari 16 (rangkaian)," kata Anies Baswedan di Stasiun Bunderan HI, Senin (1/4).
Saat ini, Anies berkata, para pengguna transportasi berbasis rel ini harus menunggu kereta di Stasiun selama 10 menit. Sedangkan bila MRT sudah beroperasi 16 rangkaian maka masyarakat menunggu hanya 5 menit.
"Nantinya ketika sudah beroperasi dengan full kapasitas 16 ratangga rangkaiannya maka akan bisa setiap 5 menit berangkat, Kalau sekarang masih setiap 10 menit," ungkap Anies.
Seperti diketahui, saat persemian MRT di Bunderan HI pada Minggu 24 Maret lalu Gubernur Anies mengatakan MRT Jakarta akan beroperasi sebanyak 16 rangkaian kereta pada pengoperasian secara komersial 1 April 2019.
Kemudian jam operasional kereta Ratangga MRT ini juga bakal ditambah dari pukul 05.00 hingga 24.00 WIB. (Asp)